Serangan Rudal Iran Hantam Fasilitas LNG Qatar, Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam!
Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Iran meluncurkan serangan rudal yang menghantam Kota Industri Ras Laffan, lokasi fasilitas ekspor gas alam cair (LNG) terbesar di dunia.
Harga Minyak Dunia Meroket
Pasar energi global langsung bereaksi terhadap serangan tersebut. Harga minyak mentah melonjak tajam:
-
Brent (patokan internasional): naik lebih dari 7% menjadi US$111,23
-
West Texas Intermediate (WTI): naik sekitar 4% menjadi US$100,04
Lonjakan ini mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap terganggunya pasokan energi dunia.
Baca Juga
Sebelumnya, Garda Revolusi Iran telah mengancam akan menyerang fasilitas energi di kawasan Teluk, termasuk:
-
Qatar
-
Arab Saudi
-
Uni Emirat Arab
Ancaman ini muncul sebagai respons atas serangan Israel terhadap fasilitas gas di Iran.
Selat Hormuz Jadi Titik Kritis
Situasi semakin genting karena lalu lintas kapal tanker minyak di Selat Hormuz dilaporkan anjlok drastis.
Selat ini sangat vital karena:
-
Menjadi jalur sekitar 20% pasokan minyak dunia
-
Menghubungkan produsen minyak Timur Tengah dengan pasar global
Gangguan di jalur ini berpotensi memperparah krisis energi global.
Prediksi Harga Minyak Bisa Tembus US$130
Analis dari Citigroup memperingatkan bahwa harga minyak bisa terus naik.
Jika konflik berlanjut dan infrastruktur energi terus diserang: