Megapolitan . 19/03/2026, 19:11 WIB

Tinjau RSUD Se-Tangerang Raya, Direktur RSUD Banten Nilai Bukti Gubernur Andra Soni Peduli dan Konsen Kesehatan Masyarakat Banten

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Admin

fin.co.id - Gubernur Banten Andra Soni menunjukkan komitmen luar biasa dalam mengawal kesiapan layanan kesehatan menjelang libur Idulfitri 1447 Hijriah. Aksi turun lapangan ini menyasar sejumlah fasilitas kesehatan utama di wilayah Tangerang Raya, mulai dari RSUD Kota Tangerang Selatan, RSU Kabupaten Tangerang, hingga RSUD Kota Tangerang pada Kamis, 19 Maret 2026.

Langkah sigap sang Gubernur mendapat apresiasi tinggi dari praktisi kesehatan. Direktur RSUD Banten, dr. Danang Hamsah Nugroho, M.Kes, menilai kunjungan kerja ini merupakan bukti otentik bahwa Pemerintah Provinsi Banten sangat memprioritaskan hak-hak dasar masyarakat, terutama dalam sektor kesehatan.

Dialog Hangat dan Jaminan Biaya Gratis

Sepanjang peninjauan, Gubernur Andra Soni tidak sekadar melihat fasilitas, tetapi berinteraksi langsung dengan para pasien. Di ruang hemodialisis (cuci darah) hingga ruang rawat inap, ia menyapa dan mendengarkan keluhan warga secara mendalam. dr. Danang menyoroti bagaimana Gubernur memastikan tidak ada warga yang terbebani biaya tambahan saat berobat.

“Pak Gubernur Banten Andra Soni nampak sangat peduli dengan masyarakat Banten. Setiap pengunjung disapa, ditanyakan sedang apa, keluhan apa yang dirasa. Beliau juga memastikan semua biaya dijamin oleh BPJS, tidak ada biaya tambahan,” ujar dr. Danang Hamsah Nugroho memberikan kesaksiannya.

Selain jaminan biaya, Gubernur menekankan prinsip pelayanan tanpa penolakan. Jika ruangan penuh, RSUD wajib menangani pasien di IGD terlebih dahulu sambil mencarikan solusi alternatif, sehingga warga tidak perlu kebingungan mencari rumah sakit sendiri.

Fokus pada Kapasitas dan Pemeliharaan Gedung RS

Keseriusan Gubernur Andra Soni juga terlihat dari perhatiannya terhadap aspek infrastruktur medis. Ia menginstruksikan manajemen rumah sakit untuk menjaga kualitas pemeliharaan gedung demi kenyamanan pasien. Bahkan, muncul wacana strategis mengenai ekspansi fasilitas kesehatan di masa depan.

“Pak Gubernur sangat mendalam dalam melakukan dialog dengan warga yang tujuannya adalah mendalami kebutuhan warga yang terbaik. Selain itu, beliau memperhatikan pemeliharaan gedung yang harus terus dijaga oleh RS, bahkan mempertimbangkan penambahan gedung untuk meningkatkan kapasitas RS,” tambah dr. Danang.

Kesiagaan Total 94 Posko Kesehatan

Menyambut arus mudik dan libur Lebaran, Dinas Kesehatan Provinsi Banten pun tidak main-main. Di bawah arahan Gubernur, sebanyak 94 posko lapangan telah berdiri tegak di delapan Kabupaten/Kota. Posko-posko ini tersebar strategis di jalur mudik, pelabuhan, bandara, stasiun, hingga tempat wisata.

Pemerintah juga mengaktifkan layanan 24 jam di seluruh Puskesmas se-Provinsi Banten. Hal ini menjamin bahwa akses medis tetap terbuka lebar bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan darurat kapan saja. Dedikasi tenaga medis yang tetap bertugas di hari raya pun mendapat apresiasi khusus dari Gubernur sebagai ujung tombak pelayanan publik.

Melalui kepemimpinan yang responsif ini, RSUD Banten dan seluruh fasilitas kesehatan di wilayah Banten optimis dapat memberikan pelayanan prima. Komitmen Gubernur Andra Soni menjadi angin segar bagi warga untuk merayakan hari kemenangan dengan perasaan aman dan terjamin kesehatannya. 

Gubernur Andra Soni Apresiasi Dedikasi Tenaga Kesehatan

Gubernur Banten Andra Soni menyoroti peran penting tenaga kesehatan sebagai garda terdepan yang tidak pernah libur. Bahkan, menjelang hingga perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, mereka tetap bertugas mendedikasikan tenaga dan pikiran demi melayani masyarakat.

​Andra Soni melihat langsung bagaimana para tenaga kesehatan tetap menjalankan tugas di tengah meningkatnya kebutuhan layanan masyarakat.

​“Alhamdulillah, hari ini kami memastikan langsung pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan baik, termasuk pada masa libur Idulfitri,” ujarnya.

​Ia menegaskan, momen akhir Ramadan dan Lebaran merupakan periode krusial. Di saat masyarakat berkumpul bersama keluarga, para tenaga kesehatan tetap siaga di garda depan. Peran mereka sangat vital dalam menghadapi potensi lonjakan pelayanan kesehatan, mulai dari kelelahan akibat perjalanan mudik hingga penyakit akibat cuaca pancaroba.

​“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang tetap bertugas pada masa libur,” kata Andra.

​Apresiasi tersebut, lanjutnya, tidak hanya ditujukan kepada tenaga medis, tetapi juga seluruh unsur pendukung layanan kesehatan. “Termasuk dokter, perawat, petugas keamanan, tenaga kebersihan, serta seluruh jajaran yang berkontribusi, baik di rumah sakit, puskesmas, maupun klinik,” tambahnya.

​Dalam pantauannya di RSUD Banten, Andra Soni menyempatkan diri menyapa pasien dan keluarganya. Salah satunya adalah Samuga (75), warga Ciruas, Kabupaten Serang. Pasangan lansia ini tengah mendampingi istrinya, Sarida (65), yang telah dirawat selama dua hari akibat sakit lambung dan diare.

​Kehadiran Gubernur memberikan semangat tersendiri. Samuga mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan. “Terima kasih Bapak Gubernur atas doa dan semangatnya. Tadi juga kami diberi bantuan. Semoga istri saya cepat sembuh,” ujar Samuga.

​Sementara itu, di RSUD dr. Dradjat Prawiranegara, Andra Soni juga memberikan dukungan moral kepada keluarga pasien lainnya. Dewi (27), warga Cikeusal, yang tengah menunggu adiknya, Devi (20), di ruang ICU selama lima hari terakhir, mengaku mendapatkan motivasi setelah bertemu langsung dengan Gubernur.

​“Saya merasa lebih termotivasi setelah diberi semangat. Semoga adik saya segera diberi kesembuhan,” ungkap Dewi.

​Momen ini menegaskan bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi masyarakat yang tengah menjalani perawatan. Lebih lanjut, Andra Soni menekankan pentingnya kesiapan fasilitas dan sumber daya manusia (SDM) di rumah sakit selama libur panjang.

​“Kita ingin memastikan pelayanan tetap optimal. Fasilitas rumah sakit akan terus dievaluasi dan ditingkatkan agar masyarakat mendapatkan layanan maksimal,” jelasnya.

​Menanggapi kunjungan tersebut, Wali Kota Serang Budi Rustandi menyebutkan bahwa kehadiran Gubernur menjadi motivasi tambahan bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

​“Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berbenah, terutama dalam meningkatkan pelayanan rumah sakit di Kota Serang sebagai ibu kota provinsi,” pungkasnya. (*)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com