Pendidikan . 24/03/2026, 19:08 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan strategi besar penghematan energi di berbagai sektor publik sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto.
Kebijakan ini mencakup sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan umum, dengan tujuan menekan konsumsi energi dan bahan bakar minyak (BBM).
Salah satu langkah yang cukup menyita perhatian adalah rencana penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau siswa belajar dari rumah.
Wacana PJJ dibahas dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Kebijakan Penghematan BBM yang digelar secara daring.
Dalam rapat tersebut, pemerintah menyusun sejumlah strategi untuk mengurangi mobilitas dan konsumsi energi, termasuk di sektor pendidikan.
Namun, pemerintah menegaskan bahwa penerapan PJJ akan tetap disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran.
Untuk mata pelajaran yang bersifat praktikum, kegiatan belajar mengajar tetap akan dilakukan secara tatap muka.
Pemerintah menyepakati lima strategi utama yang akan diterapkan lintas kementerian dan lembaga, yaitu:
Skema kerja fleksibel ASN untuk mengurangi mobilitas harian
Pemanfaatan platform digital dalam layanan publik
Pembatasan perjalanan dinas untuk menekan penggunaan BBM
Efisiensi energi di gedung perkantoran
Penyesuaian metode pembelajaran daring dan luring
Langkah-langkah ini diharapkan mampu menekan konsumsi energi secara signifikan tanpa mengganggu layanan publik.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menyampaikan bahwa kebijakan ini direncanakan mulai berlaku pada April 2026.
Ia menegaskan bahwa pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara efisiensi energi dan kualitas layanan publik.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media