Nasional . 25/03/2026, 23:24 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Fin.co.id - Keputusan mengejutkan datang dari pucuk intelijen militer Indonesia. Letjen TNI Yudi Abrimantyo resmi mundur dari jabatannya sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI. Hal ini dilakukan di tengah pusaran skandal penyiraman air keras yang disorot publik.
Siapa sebenarnya Letjen TNI Yudi Abrimantyo? Yudi merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat dengan latar belakang infanteri.
Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1989 dan memiliki pengalaman panjang di bidang intelijen militer.
Sebelumnya, jenderal telik sandi ini juga pernah tergabung dalam satuan elit Komando Pasukan Khusus (Kopassus), yang menjadi fondasi kuat dalam perjalanan karier militernya.
Kariernya terus menanjak dengan mengisi berbagai posisi strategis, di antaranya:
Puncaknya, Yudi dipercaya menjabat Kabais TNI sejak Maret 2024 berdasarkan keputusan Panglima TNI. Ia menggantikan Letjen TNI Rudianto.
Pengunduran diri ini tidak lepas dari kasus penyiraman air keras yang melibatkan empat oknum anggota intelijen. Pihak TNI mengonfirmasi empat personel yang kini berstatus tersangka dan sudah ditahan.
Kasus tersebut menimpa aktivis KontraS Andrie Yunus yang diserang saat berkendara di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.
Insiden terjadi secara tiba-tiba ketika dua orang tak dikenal menyiramkan cairan berbahaya.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar cukup serius, termasuk cedera berat pada bagian mata.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media