Ekonomi . 26/03/2026, 14:22 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
fin.co.id - KUR BNI kembali hadir pada April 2026 sebagai salah satu program strategis pemerintah untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Skema pembiayaan ini menjadi angin segar bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal dengan bunga rendah dan proses yang semakin praktis.
Di tengah tantangan ekonomi yang dinamis, kebutuhan akses pembiayaan yang cepat dan terjangkau menjadi kunci bagi keberlangsungan usaha.
Melalui program ini, pelaku UMKM kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang tanpa harus terbebani persyaratan yang rumit.
Program KUR BNI tahun ini menawarkan plafon pinjaman mulai dari Rp10 juta hingga Rp100 juta melalui skema KUR Mikro.
Suku bunga yang diberikan pun tergolong ringan, yakni maksimal 6 persen per tahun, sehingga tetap ramah bagi pelaku usaha kecil.
Menariknya, fasilitas ini juga memberikan kemudahan berupa pengajuan tanpa agunan tambahan untuk nominal tertentu.
Hal tersebut tentu menjadi solusi nyata, khususnya bagi pengusaha pemula yang belum memiliki aset sebagai jaminan.
Tidak hanya sekadar pinjaman, program KUR BNI 2026 berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Pemerintah bersama perbankan BUMN terus berupaya memperluas akses pembiayaan agar UMKM dapat meningkatkan kapasitas produksi dan membuka lapangan kerja baru.
Salah satu inovasi yang dihadirkan tahun ini adalah digitalisasi layanan.
Proses pengajuan kini dapat dilakukan secara online, sehingga lebih cepat dan efisien tanpa harus datang langsung ke kantor cabang.
Bagi calon debitur yang ingin mengakses KUR BNI, terdapat beberapa ketentuan yang harus dipenuhi:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media