Viral . 27/03/2026, 19:15 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Total: Rp6.000.000
Dari sini terlihat jelas, dana tersebut hampir habis untuk operasional harian. Tidak ada ruang besar untuk keuntungan pribadi.
Pengelola SPPG tidak bisa sembarangan menjalankan dapur. Ada standar ketat yang harus dipenuhi, mulai dari:
Higienitas makanan
Kandungan gizi
Sistem distribusi
Keamanan pangan
Jika tidak memenuhi standar, operasional bisa dihentikan.
Selain itu:
Insentif hanya diberikan jika dapur aktif
Evaluasi dilakukan secara berkala
Risiko kerugian ditanggung mitra
Menariknya, pembangunan dapur SPPG tidak sepenuhnya dibiayai negara. Banyak mitra harus mengeluarkan dana pribadi dalam jumlah besar.
Salah satunya adalah Hendrik Irawan yang menjadi sorotan publik.
Ia mengaku menginvestasikan hingga:
Rp3,5 miliar untuk membangun dapur SPPG
“Yang menerima Rp6 juta itu bukan saya pribadi, tapi seluruh mitra. Itu untuk operasional,” jelasnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media