Jarkasih menegaskan bahwa pihak sekolah tidak memberikan toleransi terhadap tindakan yang dapat merusak nama baik lembaga pendidikan.
"Kami mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan yang bersangkutan demi menjaga kepercayaan masyarakat dan melindungi siswa," tegasnya.
Saat ini, pihak sekolah masih menunggu perkembangan lanjutan serta terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan penanganan kasus berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Rafi Adhi/Disway