Ekonomi . 30/03/2026, 15:00 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Isu kenaikan harga LPG subsidi kembali ramai dibicarakan menjelang 1 April 2026. Namun, apakah benar pemerintah akan menaikkan harga gas LPG 3 kg dalam waktu dekat?
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah saat ini fokus menjaga stabilitas pasokan energi nasional, termasuk Liquefied Petroleum Gas (LPG), di tengah dinamika geopolitik global.
Menurut Bahlil, stok energi nasional saat ini masih berada di atas batas aman. Pemerintah juga telah menyiapkan strategi diversifikasi impor agar tidak bergantung pada satu wilayah saja, khususnya Timur Tengah.
Langkah ini dilakukan dengan meningkatkan impor LPG dari Amerika Serikat hingga 70–75% dari total kebutuhan impor sekitar 7,6 juta ton. Sementara itu, sekitar 20% dipasok dari Timur Tengah, dan sisanya dari negara lain seperti Australia.
Bahkan, pemerintah memastikan tambahan pasokan berupa dua kargo LPG dari Australia akan tiba pada akhir Maret, disusul pengiriman berikutnya di awal April 2026. Upaya ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan LPG tetap aman hingga setelah Lebaran.
Berdasarkan pantauan di lapangan, harga LPG subsidi 3 kg hingga Maret 2026 masih belum mengalami kenaikan.
Di wilayah Tangerang Selatan, harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kg masih berada di angka:
Perbedaan harga ini umumnya disebabkan oleh biaya distribusi tambahan dari pangkalan ke konsumen.
Untuk LPG non subsidi, harga juga terpantau masih stabil dan belum mengalami kenaikan sejak November 2023.
Di tingkat pengecer:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media