Internasional . 30/03/2026, 17:08 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Kasus penyerangan terhadap prajurit Indonesia di Lebanon kini tengah menjadi perhatian internasional. Misi penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) memastikan investigasi masih berlangsung untuk mengungkap pelaku dan motif di balik serangan tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Aulia Dwi Nasrullah, yang menegaskan bahwa proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh.
Menurut Aulia, investigasi dilakukan untuk mengumpulkan informasi lengkap terkait pihak yang bertanggung jawab atas serangan artileri yang menargetkan area penugasan prajurit TNI.
“Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL,” ujarnya di Jakarta, Senin (30/3/2026).
Langkah ini penting untuk memastikan transparansi dan keamanan pasukan penjaga perdamaian yang bertugas di wilayah konflik.
Serangan terjadi di wilayah Lebanon Selatan, tepatnya di Kota Adshit al-Qusyar, pada Minggu (29/3/2026).
Insiden ini dipicu oleh meningkatnya eskalasi konflik di kawasan tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Ketegangan yang memanas menyebabkan sejumlah serangan, termasuk yang mengenai area kontingen Indonesia.
Dalam peristiwa tersebut, satu prajurit TNI gugur, yaitu:
Sementara tiga prajurit lainnya mengalami luka:
Seluruh korban luka saat ini telah mendapatkan penanganan medis intensif.
Pihak TNI saat ini tengah mengurus pemulangan jenazah prajurit yang gugur ke Indonesia. Sementara itu, kondisi prajurit yang terluka terus dipantau oleh tim medis.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media