Hukum dan Kriminal . 31/03/2026, 22:57 WIB

BURON INTERPOL! Bos Mafia Skotlandia Steven Lyons DITANGKAP di Bali, Pengendali Narkoba EROPA, Terlibat Pembunuhan Malaga & Madrid

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

Fin.co.id - Gembong organisasi kriminal transnasional asal Skotlandia, Steven Lyons, yang telah menjadi buronan Interpol, akhirnya bertekuk lutut di tangan tim gabungan Polri di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Penangkapan sosok yang masuk dalam daftar Interpol Red Notice ini merupakan hasil koordinasi intelijen tingkat tinggi antara Indonesia, Abu Dhabi, Spanyol, hingga Skotlandia.

Steven Lyons diduga kuat terlibat dalam kasus pembunuhan sadis di Malaga dan Madrid pada 2024 silam. Ia tak berkutik saat polisi mencegatnya sesaat setelah mendarat dari Singapura.

Pelarian Steven Lyons berakhir pada Sabtu (28/3/2026) pukul 11.58 Wita. Menggunakan maskapai Singapore Airlines nomor penerbangan SQ-938 rute Singapura–Denpasar, Lyons mengira dirinya bisa menghilang di tengah kerumunan turis Bali.

Namun, Divhubinter Polri telah menerima sinyal bahaya dari NCB Abu Dhabi terkait pergerakan target.

Tim gabungan dari Polda Bali, Imigrasi, dan Polres Bandara langsung melakukan pengepungan senyap di area kedatangan internasional.

"Tim gabungan langsung mengamankan tersangka di lokasi tanpa ada perlawanan. Penangkapan ini berdasarkan Red Notice Nomor A-4908/3-2026 yang diterbitkan 26 Maret lalu," ungkap Sekretaris NCB Interpol Brigjen Pol Untung Widyatmoko di Mapolda Bali, Selasa (31/3/2026).

Sosok Berbahaya di Balik Jaringan Narkotika Globa l

Steven Lyons bukanlah pelaku kriminal amatir. Ia adalah pemimpin organisasi kriminal terorganisir yang berbasis di Skotlandia dan Spanyol.

Jaringannya dikenal luas sebagai pemasok zat terlarang ke wilayah Inggris Raya dan memiliki jangkauan operasi hingga ke Dubai, Qatar, Bahrain, dan Turki.

Di Eropa, kelompok Lyons terlibat dalam "perang dingin" berdarah dengan organisasi rival bernama Daniels.

Penangkapan ini merupakan bagian dari Operasi ARMORUM, sebuah investigasi besar-besaran yang melibatkan Garda Sipil Spanyol dan Kepolisian Skotlandia.

Hanya dalam hitungan hari, operasi ini telah menjaring puluhan anggota jaringan Lyons di seluruh Eropa.

Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya, menegaskan penangkapan ini mengirimkan pesan kuat kepada jaringan kriminal dunia agar tidak mencoba-coba menjadikan Bali sebagai titik persembunyian.

"Kami menjamin keamanan Bali, dan menegaskan Bali tidak akan pernah menjadi titik buta (blind spot) bagi buronan kejahatan transnasional," tegas Daniel.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com