Nasional . 31/03/2026, 18:38 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Konflik geopolitik yang melibatkan sejumlah negara di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi jalur penerbangan menuju Arab Saudi.
Selama ini, penerbangan jemaah haji Indonesia umumnya dilakukan dengan penerbangan langsung (direct flight) dari Indonesia ke Tanah Suci, baik untuk jemaah haji reguler maupun khusus.
Namun, jika kondisi keamanan di kawasan berubah, maskapai penerbangan kemungkinan perlu menyesuaikan rute perjalanan demi menjamin keselamatan jemaah.
Perubahan rute penerbangan tersebut juga dapat berdampak pada peningkatan biaya operasional maskapai.
Gus Irfan menjelaskan bahwa harga avtur atau bahan bakar pesawat saat ini mulai mengalami kenaikan, yang berpotensi memengaruhi biaya penerbangan haji.
“Kemungkinan potensi tambahan biaya memang ada. Misalnya hari ini avtur sudah naik, walaupun kita sudah berkontrak dengan maskapai penerbangan beberapa bulan lalu,” ujarnya.
Jika jalur penerbangan menjadi lebih panjang akibat pengalihan rute, maka konsumsi bahan bakar juga akan meningkat.
Meski ada kemungkinan tambahan biaya, pemerintah menegaskan akan berupaya agar hal tersebut tidak membebani para jemaah haji.
Gus Irfan menyampaikan bahwa pemerintah sedang mencari berbagai solusi agar biaya tambahan dapat ditutupi dari sumber lain.
“Insya Allah kita akan berusaha keras agar tidak perlu menambah biaya ke jemaah. Kami akan mencari sumber-sumber lain yang masih bisa diupayakan,” jelasnya.
Langkah ini dilakukan agar jemaah tetap dapat berangkat sesuai dengan biaya haji yang telah ditetapkan sebelumnya.
Selain mengurus aspek logistik dan transportasi, pemerintah Indonesia juga terus melakukan koordinasi dengan otoritas di Arab Saudi untuk memastikan seluruh proses penyelenggaraan ibadah haji berjalan lancar.
Koordinasi tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari layanan jemaah hingga kesiapan fasilitas di Tanah Suci.
Menurut Gus Irfan, saat ini Wakil Menteri Haji Indonesia juga sedang berada di Arab Saudi untuk memantau langsung kesiapan tersebut.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media