Megapolitan . 31/03/2026, 20:17 WIB

Masyarakat Tetap Padati SPBU Meski Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Meski pemerintah telah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun non-subsidi tidak mengalami kenaikan, namun nyatanya masyarakat masih tetap menyerbu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina.

Seperti yang terjadi di SPBU Pertamina Pesing, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa, 31 Maret 2026 sore. Dilaporkan Antara, terjadi antrean kendaraan yang ingin mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU ini.

Tampak di lokasi pada pukul 17.26 WIB, antrean kendaraan, terutama roda empat memanjang hingga ke badan jalan. Bahkan, antrean roda empat membentuk hingga tiga baris menuju selang pengisian.

Kondisi itu membuat lalu lintas di depan SPBU macet cukup parah. Kendaraan-kendaraan yang melintas pun bersahutan membunyikan klakson. Kemacetan itu juga diperparah karena kendaraan roda empat yang keluar dari area SPBU usai mengisi bahan bakar.

Hampir seluruh SPBU di kawasan ini penuh dengan antrean kendaraan. Seperti yang diungkapkan Masdayat (42), seorang sopir truk. Ia mengaku telah mencari BBM dari arah Kalideres.

Namun, sepanjang Jalan Daan Mogot ke arah Pesing, semua SPBU yang dilewatinya penuh dengan antrean kendaraan. "Dari Kalideres, udah nyisir sampai akhirnya ngisi (bahan bakar) di sini (SPBU Pertamina Pesing)," kata Masdayat.

Ia mengaku mendengar isu bahwa kenaikan harga BBM akan terjadi pada 1 April 2026. Hal itu membuatnya menyisir SPBU dari arah Kalideres ke Pesing demi memenuhi tangki bahan bakarnya, sebelum harganya naik.

Sementara itu, Rinto (47) seorang pedagang cilok di depan SPBU mengaku antrean kendaraan telah memadat sejak pukul 13.30 WIB. "Dibanding sama hari-hari kemarin, lebih padat hari ini," kata Rinto.

Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah memastikan harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi tidak mengalami kenaikan.

Prasetyo mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan koordinasi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT Pertamina, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto

"Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan. Oleh karena itulah Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi," kata Prasetyo.

Pemerintah juga memastikan pastikan BBM nasional dalam kondisi aman dan tersedia sehingga masyarakat diminta tidak panik ataupun resah terhadap isu kenaikan harga.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com