Megapolitan . 01/04/2026, 17:15 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Majelis Kaum Betawi (MKB) bersama Bamus Betawi resmi mengumumkan penyelenggaraan Lebaran Betawi 2026 yang akan digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada 10–12 April 2026.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perhelatan akbar masyarakat Betawi ini dipusatkan di ruang ikonik ibu kota sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo sebagai simbol penguatan identitas budaya di tengah transformasi Jakarta menuju kota global.
Ketua Umum Bamus Betawi, Riano P Ahmad menegaskan, penyelenggaraan tahun ini memiliki makna yang sangat istimewa. Selain memasuki tahun ke-18, Lebaran Betawi 2026 juga menjadi bagian penting dalam rangka menyongsong 500 tahun Jakarta
“Lebaran Betawi 2026 adalah wujud adaptasi konstitusi sekaligus penguatan jati diri. Kami ingin memastikan tradisi tetap hidup dan menjadi perekat persatuan di tengah perubahan besar Jakarta,” ujar Riano dalam keterangan, Rabu, 1 April 2026.
Tahun ini juga menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya Lebaran Betawi berada di bawah naungan Majelis Kaum Betawi (MKB) sebagai lembaga adat, pasca diberlakukannya Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Nomor 2 Tahun 2024.
Sejak pertama kali diinisiasi oleh almarhum Amarullah Asbah dengan dukungan Gubernur DKI Jakarta saat itu Fauzi Bowo serta Wali Kota Sylviana Murni, Lebaran Betawi terus berkembang sejak 2008 sebagai simbol sinergi antara masyarakat Betawi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Memasuki penyelenggaraan ke-18, Lebaran Betawi tampil semakin kuat sebagai panggung budaya. Di bawah kepemimpinan Fauzi Bowo di MKB serta dukungan Gubernur Pramono Anung, acara ini tidak hanya menjadi ajang halal bihalal, tetapi juga ruang eksplorasi nilai spiritual, sosial, dan kultural masyarakat Betawi.
Ketua Pelaksana Lebaran Betawi 2026, Anas Ma’ruf, menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara matang melalui koordinasi lintas instansi, termasuk Dinas Pertamanan dan Hutan Kota serta Dinas Kebudayaan DKI Jakarta.
“Tradisi khas seperti anteran, sajian kuliner Betawi, hingga atraksi seni budaya akan tetap menjadi daya tarik utama, dengan melibatkan partisipasi dari seluruh wilayah Jakarta,” jelas Anas.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk turut meramaikan perhelatan ini.
“Lebaran Betawi adalah panggung identitas utama Jakarta yang sarat nilai spiritual, sosial, dan kultural. Ini adalah milik kita bersama. Mari hadir dan sukseskan,” pungkasnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media