Hukum dan Kriminal . 01/04/2026, 11:12 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Fin.co.id - Menuju visi besar Indonesia Emas 2045, sinergi antarlembaga penegak hukum menjadi harga mati. Hal ini ditegaskan Plt. Wakil Jaksa Agung, Prof. Dr. Asep N. Mulyana, saat memberikan kuliah kerja profesi (KKP) bagi peserta Sespimti Polri Dikreg ke-35 Tahun Anggaran 2026 di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Senin (30/3/2026).
Mewakili Jaksa Agung, Prof. Asep membedah urgensi kepemimpinan strategis yang tidak hanya berbasis pada kekuatan otot hukum, tetapi juga pada integritas dan sinergi lintas sektoral.
Kejaksaan kini tidak lagi hanya fokus pada meja hijau, melainkan aktif menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan nasional.
Prof. Asep menekankan institusi Adhyaksa berkomitmen penuh menyukseskan Misi Asta Cita. Terutama dalam memperkuat sistem keamanan dan kemandirian bangsa di tengah gejolak global.
“Kejaksaan mengambil peran aktif melalui berbagai program strategis. Upaya ini diwujudkan melalui inisiatif nyata seperti program Jaksa Mandiri Pangan, Jaksa Garda Desa (Jaga Desa), hingga pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih untuk memperkuat ekonomi biru,” tutur Prof. Asep N. Mulyana.
Salah satu poin paling mengejutkan dalam paparan tersebut adalah capaian efektivitas kerja Kejaksaan.
Melalui kolaborasi Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) serta Satgas PKH, negara berhasil memulihkan keuangan sebesar lebih dari 149 triliun rupiah.
Angka ini merupakan bukti nyata bahwa strategi hukum Kejaksaan kini lebih komprehensif:
1. Strategi Preventif: Pendampingan sejak tahap perencanaan proyek untuk menutup celah kebocoran anggaran.
2. Strategi Represif: Penegakan hukum tegas yang berorientasi pada pemulihan ekonomi dan penyelamatan aset secara maksimal.
Menutup paparannya, Prof. Asep menitipkan pesan mendalam bagi para peserta Sespimti Polri yang merupakan calon-calon pemimpin masa depan.
Ia berharap para perwira menengah tersebut mampu menjadi motor perubahan yang memiliki kepekaan terhadap krisis (sense of crisis).
"Keberhasilan ini tidak lepas dari pola kepemimpinan kolaboratif yang menempatkan Kejaksaan, Polri, dan TNI sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional," tambahnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media