Internasional . 05/04/2026, 07:29 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Ia menyematkan jajak pendapat interaktif dalam unggahan tersebut.
Polling itu menawarkan tiga pilihan jawaban kepada publik:
Yes
Nah
“Ackman here: Invite lost?”
Pilihan terakhir diduga merupakan sindiran tajam kepada miliarder Amerika sekaligus manajer hedge fund terkenal, Bill Ackman.
Sindiran tersebut seolah menggambarkan bahwa Ackman “tidak diundang” dalam pertemuan rahasia yang dituding Ghalibaf.
Hingga Kamis malam, unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 420 ribu kali dan memicu berbagai reaksi dari warganet serta analis politik internasional.
Langkah ini dinilai sebagai perubahan drastis dalam gaya komunikasi politik Iran, yang kini mulai memanfaatkan media sosial sebagai alat retorika diplomatik.
Para pengamat menilai pernyataan Ghalibaf mencerminkan eskalasi baru dalam hubungan Iran dengan Amerika Serikat.
Ketegangan antara kedua negara memang sudah berlangsung lama, terutama terkait isu program nuklir Iran serta pengaruh geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Situasi semakin memanas setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebelumnya mengumumkan eskalasi konflik baru dengan Iran dalam pidato resminya pada Rabu malam.
Pernyataan tersebut memperkuat kekhawatiran global bahwa konflik antara kedua negara dapat meningkat menjadi krisis regional yang lebih luas.
Ketegangan politik tersebut langsung berdampak pada pasar energi global.
Harga minyak mentah dunia mengalami lonjakan tajam setelah pernyataan dari kedua pihak muncul hampir bersamaan.
Minyak mentah jenis Brent crude oil tercatat melonjak sekitar 7,99 persen hingga mencapai USD 109,24 per barel.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media