Pendidikan . 05/04/2026, 20:39 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
“Kami memastikan seluruh ruang ujian benar-benar steril, baik dari sisi perangkat maupun lingkungan. Ini penting untuk menjaga integritas seleksi,” kata Imam.
Dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, UB juga memperketat sistem pengawasan selama UTBK berlangsung.
Pengawasan tidak hanya dilakukan secara langsung oleh petugas, tetapi juga didukung oleh teknologi.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap berbagai modus situasi yang kini semakin canggih.
Menurut Imam Santoso, perguruan tinggi harus terus beradaptasi agar proses seleksi tetap berjalan secara jujur dan adil.
“Kami memahami bahwa potensi keadaan semakin canggih. Oleh karena itu, sistem pengawasan juga harus terus diperkuat,” jelasnya.
Selain aspek keamanan, UB juga menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi berbagai kemungkinan gangguan teknis selama ujian berlangsung.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyediakan genset di setiap lokasi ujian .
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pemadaman listrik.
Selain itu, seluruh jaringan internet serta perangkat komputer telah diuji secara berkala untuk memastikan stabilitas sistem.
Hal ini penting karena ribuan peserta akan mengakses sistem secara bersamaan saat UTBK berlangsung.
Dari sisi sumber daya manusia, UB juga menyiapkan tim besar untuk memastikan kelancaran pelaksanaan UTBK.
Beberapa petugas yang dilibatkan antara lain:
88 Teknisi ruang
88 pengawas ujian
17 penanggung jawab lokasi (PJL)
17 penanggung jawab teknologi informasi (PJTI)
17 admin TI
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media