Nasional . 05/04/2026, 18:07 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Potensi hujan tersebut diperkirakan terjadi pada periode 5 hingga 8 April 2026 .
Hujan yang turun juga berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Melihat kondisi cuaca yang cukup dinamis, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara cepat.
Agie juga mengingatkan akan adanya potensi bencana hidrometeorologi yang bisa muncul akibat cuaca ekstrem.
Beberapa potensi dampak yang perlu diwaspadai antara lain:
banjir lokal
benteng udara
pohon tumbang
angin kencang
Selain itu, pada wilayah lain yang lebih kering juga tetap terdapat risiko kebakaran hutan dan lahan .
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru sebelum melakukan aktivitas, terutama yang berkaitan dengan perjalanan atau kegiatan di luar ruangan.
Informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini dapat diakses melalui berbagai kanal resmi BMKG, seperti:
situs resmi BMKG
aplikasi
InfoBMKGmedia sosial
@infobmkgDengan memadukan informasi tersebut, masyarakat dapat lebih siap menghadapi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan saja.
Fenomena cuaca panas pada siang hari yang diikuti hujan lebat pada sore hingga malam merupakan ciri khas masa pancaroba.
Kondisi ini sering kali memicu cuaca ekstrem dalam waktu singkat.
Oleh karena itu, masyarakat di wilayah Jakarta dan sekitarnya diimbau untuk selalu waspada serta menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca yang terus berubah. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media