Megapolitan . 07/04/2026, 16:05 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Banten yang berlaku selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 April 2026. Masyarakat, khususnya di Kota Tangerang, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang dan kilat berpotensi melanda sejumlah titik. Kondisi ini membawa risiko terjadinya genangan hingga banjir di wilayah-wilayah rawan.
Merespons potensi tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengimbau warga untuk aktif memantau risiko bencana secara mandiri melalui aplikasi SiPantau.
"Melalui aplikasi tersebut, warga dapat memperoleh informasi terkini terkait kondisi Tinggi Muka Air (TMA) dan peringatan dini banjir secara real-time," ujar Taufik, Selasa (7/4/2026).
Layanan yang dapat diakses melalui laman https://sipantau.dpuprkotang.info/ ini beroperasi selama 24 jam. Taufik menjelaskan, sistem pada aplikasi ini telah terintegrasi dengan simpul jaringan informasi geospasial Pemerintah Kota Tangerang dan terkoneksi langsung dengan sistem peringatan dini milik BMKG.
Salah satu fitur unggulannya adalah notifikasi otomatis. Warga cukup mendaftar dan mengaktifkan sensor lokasi untuk menerima peringatan dini jika terdeteksi kenaikan debit air di sungai terdekat. Selain data teknis, masyarakat juga bisa memantau kondisi lapangan secara visual melalui integrasi CCTV.
"SiPantau hadir untuk mempercepat penyampaian informasi cuaca ekstrem agar masyarakat dapat mengambil langkah evakuasi atau pencegahan lebih cepat saat situasi darurat. Jadi, tidak perlu lagi menunggu info dari media sosial," pungkas Taufik.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media