Internasional . 07/04/2026, 05:42 WIB

Iran Tolak Mentah-Mentah Gencatan Senjata dengan AS: Kami Tidak Akan Beri Waktu Musuh Berbenah!

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Pemerintah Iran secara tegas menutup pintu bagi wacana gencatan senjata dengan Amerika Serikat. Teheran khawatir, jeda pertempuran hanya akan dimanfaatkan oleh pihak musuh untuk mengonsolidasikan kekuatan dan kembali melancarkan agresi di masa depan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menegaskan bahwa pihaknya hanya akan mempertimbangkan negosiasi perdamaian jika ada jaminan mutlak yang mampu mencegah siklus perang kembali terulang. Menurutnya, menerima tawaran gencatan senjata tanpa prasyarat keamanan yang kuat adalah langkah yang tidak rasional.

“Gencatan senjata berarti jeda untuk membangun kembali kekuatan untuk melancarkan serangan baru. Tidak ada pihak rasional yang akan menerima itu,” kata Baqaei dalam konferensi pers, Senin 6 April 2026.

Baqaei menambahkan, setiap keputusan yang menyangkut keamanan nasional Iran harus memiliki dasar yang kokoh. Iran menuntut adanya jaminan bahwa tidak akan ada lagi tindakan agresi dari pihak mana pun yang dapat mengancam kedaulatan negara.

Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih setelah Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan gabungan ke wilayah Iran pada 28 Februari 2026.

Serangan tersebut mengakibatkan kehancuran besar dan menelan korban jiwa sebanyak 1.340 orang. Salah satu dampak paling signifikan dari serangan ini adalah tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Tidak tinggal diam, Iran merespons agresi militer tersebut dengan serangan balik berskala besar menggunakan pesawat nirberawak dan rudal. Target serangan Teheran mencakup wilayah Israel serta sejumlah negara tetangga seperti Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang diketahui menjadi lokasi pangkalan aset militer Amerika Serikat.

Aksi saling serang ini tidak hanya menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang parah, tetapi juga memicu gejolak hebat pada pasar global serta melumpuhkan jalur penerbangan internasional. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda penurunan eskalasi konflik di kawasan tersebut. *

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com