Internasional . 07/04/2026, 11:38 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Sebagai tanggapan, Iran diberitahu bahwa mereka siap membalas yang lebih luas jika serangan terhadap wilayahnya terus berlanjut.
Konflik yang terus memanas ini juga telah menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Laporan NBC News menyebutkan total korban tewas di kawasan Timur Tengah kini telah melampaui 3.400 orang .
Sebagian besar korban berada di wilayah Iran dan Lebanon akibat serangan udara dan operasi militer yang melibatkan Israel serta sekutunya.
Di Lebanon sendiri, serangan Israel melaporkan sedikitnya delapan orang dalam satu hari.
Korban tersebut termasuk warga sipil dan anak-anak, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Tewasnya Khademi disebut sebagai pukulan strategis bagi struktur keamanan Iran.
Sebagai salah satu dari tiga pejabat paling senior dalam tubuh IRGC, mengajak sangat penting dalam mengatur operasi intelijen dan keamanan negara.
Analis menilai kekalahan tokoh seperti Khademi dapat mempengaruhi kemampuan Iran dalam menjalankan berbagai strategi operasi, baik di dalam negeri maupun di tingkat global.
Namun di sisi lain, kematian tokoh militer Iran dalam serangan Israel juga berpotensi meningkatkan eskalasi konflik di wilayah tersebut.
Dengan meningkatnya serangan militer antara Iran dan Israel, banyak pihak khawatir konflik ini dapat meluas menjadi krisis regional yang lebih besar.
Selain melibatkan dua negara tersebut, konflik juga berpotensi menghambat kekuatan global seperti Amerika Serikat dan sekutunya.
Jika situasi terus memburuk, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh negara-negara di Timur Tengah, tetapi juga oleh perekonomian global, terutama terkait perdagangan energi dan stabilitas geopolitik dunia. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media