Ekonomi . 07/04/2026, 20:32 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Pasar kini tertuju pada hari Rabu besok, 8 April 2026. Nasib rupiah sepenuhnya bergantung pada apakah ancaman serangan militer AS benar-benar dilaksanakan atau ditunda.
Pelemahan rupiah bukan hanya masalah angka di layar monitor trader. Bagi masyarakat, pelemahan ini berarti kenaikan harga barang impor dan tekanan inflasi yang kuat.
Setiap pelemahan Rp100 terhadap dolar AS secara otomatis membengkakkan beban utang luar negeri dan mempersempit ruang fiskal pemerintah.
Saat ini, pemerintah masih menahan harga BBM agar tidak membebani rakyat. Namun, dengan minyak dunia yang sudah melampaui US$110, selisih harga yang harus ditanggung APBN semakin menganga.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media