Ekonomi . 09/04/2026, 16:52 WIB

GENCATAN SENJATA GOYAH! Harga Minyak Dunia Nyaris USD 100 Per 9 April 2026 Pasca Iran Tuding AS Berkhianat

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

Fin.co.id - Pasar energi global kembali berguncang pada perdagangan Kamis, 9 April 2026. Setelah sempat mengalami penurunan tajam sehari sebelumnya, harga minyak mentah dunia kini berbalik menguat signifikan.

Lonjakan ini dipicu oleh pernyataan keras Teheran yang menuding Amerika Serikat (AS) mengkhianati kesepakatan gencatan senjata dua pekan yang baru saja disepakati.

Pada penutupan perdagangan Kamis pekan ini, harga minyak Brent untuk pengiriman Juni meroket 2,08% ke level USD 96,83 per barel.

Tren serupa terjadi pada minyak West Texas Intermediate (WTI) pengiriman Mei yang melonjak 2,86% menjadi USD 97,27 per barel.

Pergerakan ini menghapus harapan pasar akan stabilitas energi jangka panjang yang sempat muncul saat pengumuman de-eskalasi kemarin.

Tudingan Pelanggaran Gencatan Senjata

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, secara resmi menyatakan bahwa Amerika Serikat telah mengkhianati elemen-elemen penting dalam proposal gencatan senjata 10 poin.

Menurut pihak Iran, serangan berkelanjutan Israel di Lebanon serta masuknya pesawat tak berawak (drone) ke ruang udara Iran menjadi bukti rapuhnya komitmen Barat.

“Ketidakpercayaan historis yang mendalam yang kami miliki terhadap Amerika Serikat berasal dari pelanggaran berulang-ulang terhadap semua bentuk komitmen, sebuah pola yang sayangnya telah terulang kembali,” tegas Ghalibaf melalui pernyataan di media sosial resminya.

Selain masalah keamanan wilayah, Iran juga menyoroti penolakan hak Teheran untuk memperkaya uranium sebagai poin pelanggaran.

Di sisi lain, Wakil Presiden AS JD Vance menangkis tuduhan tersebut dengan menyatakan bahwa urusan Lebanon tidak termasuk dalam lingkup kesepakatan jalur aman Selat Hormuz.

Dampak Terhadap Pasokan Global di Selat Hormuz

Meskipun ada upaya pembukaan kembali Selat Hormuz, data dari Kpler menunjukkan lalu lintas kapal tanker belum mengalami normalisasi.

Kelancaran distribusi masih terhambat karena prosedur inspeksi ketat dari pihak Angkatan Bersenjata Iran.

Berikut adalah poin-poin krusial yang menekan pasokan saat ini:

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com