Viral . 09/04/2026, 06:34 WIB

Viral Pernikahan Siri di Malang, Pengantin Wanita Baru Tahu Suaminya Perempuan Saat Malam Pertama

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Kasus dugaan penipuan disertai pemalsuan idtahuan saat mentitas menghebohkan Kota Malang setelah seorang perempuan mengungkap fakta mengejutkan terkait pernikahan singkat yang dijalaninya. Seorang wanita berinisial IA alias Intan (28), warga Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, mengaku pria yang menikahinya secara siri ternyata seorang perempuan.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan Intan ke Polresta Malang Kota pada Rabu 8 April 2026. Sosok yang dilaporkan dikenal korban dengan nama Erfastino Reynaldi Malawat alias Rey.

Kisah tersebut bermula ketika keduanya berkenalan pada awal Februari 2026. Kepada Intan, Rey memperkenalkan diri sebagai pria asal Jakarta yang bekerja sebagai konsultan. Hubungan keduanya berkembang dengan cepat hingga mereka sepakat untuk menikah hanya beberapa minggu setelah berkenalan.

Rey bahkan sempat mendatangi tempat kerja Intan di wilayah Kota Batu untuk menunjukkan keseriusannya menjalin hubungan. Pernikahan kemudian dilakukan secara siri di rumah korban pada Jumat (3/4). Prosesi berlangsung sederhana tanpa kehadiran keluarga dari pihak Rey.

“Dia minta pernikahan dipercepat. Alasannya bersamaan dengan proses kematian neneknya di Batu,” ujar Intan usai membuat laporan di Satreskrim Polresta Malang Kota.

Pada awalnya Rey menjanjikan akan menghadirkan keluarganya dalam acara pernikahan tersebut. Namun saat hari pelaksanaan tiba, ia justru meminta prosesi digelar secara sederhana tanpa didampingi pihak keluarga. Mahar yang diberikan kepada korban juga hanya sebesar Rp 100 ribu.

Kejanggalan mulai dirasakan korban setelah pernikahan berlangsung. Intan mengaku fakta yang mengejutkan terungkap pada malam pertama.

“Baru tahu ada hal yang tidak wajar, lalu dia mengaku sebenarnya perempuan. Alasannya ingin mengganti gender setelah menikah,” ungkapnya.

Pengakuan itu membuat Intan terpukul. Terlebih lagi seluruh dokumen administrasi sebelumnya telah disiapkan oleh Rey, termasuk kartu identitas yang mencantumkan dirinya sebagai laki-laki. Korban menduga identitas tersebut merupakan dokumen palsu.

Selama masa pendekatan, Intan mengaku tidak menaruh curiga karena Rey dinilai mampu berperilaku seperti pria, baik dari penampilan maupun suara.

Kepercayaan korban semakin kuat karena selama menjalin hubungan, Rey beberapa kali memberikan hadiah. Intan mengaku pernah menerima tas, pakaian, hingga bantuan untuk melunasi utangnya.

“Beberapa utang saya dilunasi, paling besar Rp 2,5 juta,” katanya.

Tak hanya itu, Rey juga menjanjikan berbagai fasilitas mewah setelah pernikahan resmi digelar. Salah satu yang disebut adalah mobil Lamborghini putih serta mahar sebesar 400 dolar AS. Namun semua janji tersebut hanya diperlihatkan melalui foto tanpa bukti nyata.

Seiring waktu, Intan mulai merasa ada hal yang tidak wajar. Latar belakang keluarga Rey selalu tertutup dan tidak pernah diperkenalkan secara langsung. Bahkan keluarga korban disebut sempat dilarang melayat ketika Rey mengabarkan neneknya meninggal dunia.

Kecurigaan semakin bertambah ketika Rey meminta Intan membuat paspor. Ia menyebut keduanya akan berangkat ke Thailand pada 28 April 2026 setelah pernikahan resmi digelar.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com