Viral . 09/04/2026, 06:34 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
Rencana perjalanan tersebut justru menimbulkan kekhawatiran di pihak keluarga korban terkait kemungkinan adanya tindak pidana perdagangan orang.
Setelah identitas asli Rey terbongkar dan sempat terjadi keributan, terlapor diketahui meninggalkan rumah korban. Namun Intan mengaku sempat menerima ancaman melalui pesan singkat.
“Dia mengancam akan menculik saya dan melaporkan balik,” tegasnya.
Tekanan psikologis yang dialami membuat korban sementara berhenti bekerja dan memilih tinggal di rumah.
Perwakilan keluarga korban, Eko NS, mengatakan laporan ke polisi diajukan atas dugaan pemalsuan identitas dan dokumen yang berujung pada penipuan.
“Kami khawatir karena korban sempat mendapat ancaman,” ujarnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Rakhmad Aji Prabowo membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut.
“Saat ini masih kami dalami lebih lanjut,” singkatnya.
Polisi saat ini telah meminta keterangan awal dari korban dan menjadwalkan pemeriksaan lanjutan guna mengusut dugaan pemalsuan identitas serta kemungkinan adanya tindak pidana lain dalam kasus tersebut. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media