Nasional . 13/04/2026, 17:09 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika global dan ketegangan geopolitik, Bank Indonesia (BI) menyatakan kesiapan mendukung kawasan ASEAN melalui sejumlah langkah strategis guna memperkuat ketahanan ekonomi regional.
Hal tersebut disampaikan Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta. Ia menegaskan bahwa para pemangku kebijakan di kawasan telah berkomitmen mengambil langkah kebijakan yang diperlukan serta mempererat kerja sama dengan mitra strategis demi menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
"Telah disepakati sejumlah langkah strategis berupa penguatan pasar keuangan, percepatan konektivitas sistem pembayaran lintas negara, serta peningkatan kesehatan finansial masyarakat," tutur Filianingsih kepada Disway dan awak media lainnya secara daring, Senin (13/04).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebagai langkah konkret, ASEAN telah menyusun Finance Sectoral Plan 2026–2030 sebagai panduan menuju visi besar ASEAN Community Vision 2045.
Selain itu, kawasan juga menggulirkan inisiatif Project Revive untuk memperbaiki tata kelola, struktur, serta mekanisme kerja sama di sektor keuangan.
"Keberhasilan Project Revive sangat bergantung pada komitmen kuat seluruh anggota ASEAN, termasuk memastikan bahwa kerangka kerja sama yang baru mampu menjadi wadah yang efektif untuk membahas isu strategis," pungkas Filianingsih.
Di sisi lain, dalam pembiayaan berkelanjutan, ASEAN terus mendorong mobilisasi dana dari sektor publik maupun swasta, memperluas akses pembiayaan iklim, serta meningkatkan kapasitas negara anggota dalam mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.
Sementara dari sisi sistem pembayaran, konektivitas lintas negara juga terus diperkuat untuk mendorong inklusi keuangan, disertai peningkatan kerja sama dalam menjaga keamanan sistem dari risiko penipuan dan kejahatan digital.
"Penguatan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan eksternal, mendorong integrasi keuangan, dan mendukung kecukupan cadangan devisa untuk menjaga stabilitas pasar keuangan," tegas Filianingsih.
Bianca Khairunnisa/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media