Pendidikan . 14/04/2026, 13:54 WIB

Daya Tampung Sekolah Negeri Terbatas, Disdik Tangerang Siapkan Sekolah Swasta Gratis di SPMB 2026

Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana  |  Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana

fin.co.id -  Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang mulai mematangkan persiapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun ajaran 2026/2027. Di tengah ketimpangan daya tampung sekolah negeri, pemerintah daerah menyiapkan skema digitalisasi yang lebih kuat serta integrasi sekolah swasta gratis.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dedy Haryanto, mengungkapkan bahwa tantangan utama setiap tahunnya adalah selisih jumlah lulusan dengan kursi yang tersedia. Tahun ini, tercatat sekitar 63.000 lulusan SD di Kabupaten Tangerang, namun daya tampung SMP Negeri hanya di kisaran 22.000 siswa.

"Kebayang rumitnya, kalau diistilahkan seperti war ticket. Peminat ke sekolah negeri sangat tinggi, sementara daya tampung terbatas. Karena itu, kami sedang menyusun langkah-langkah strategis agar prosesnya tetap kondusif," ujar Dedy saat ditemui, Selasa, 14 April 2026.

Ia melanjutkan, belajar dari evaluasi tahun lalu, di mana server sempat mengalami kelumpuhan (down) selama satu hari, Dedy menegaskan adanya perbaikan pada sistem keamanan akun.

Fenomena membeludaknya pendaftar hingga menembus angka 70.000 akun melebihi jumlah lulusan asli disebabkan oleh satu akun siswa yang digunakan secara bersamaan oleh banyak perangkat dalam satu keluarga.

"Tahun ini sistemnya kami kunci. Satu akun hanya bisa login di satu perangkat. Begitu sudah masuk, perangkat lain tidak bisa mengakses akun yang sama. Ini untuk menjaga beban server agar tidak tumbang lagi," jelasnya.

Pendaftaran rencananya akan dimulai secara daring (online) pada Juni mendatang. Namun, digitalisasi ini masih bersifat hibrida. Dari total SMP Negeri yang ada, baru sekitar 50 sekolah yang akan menerapkan sistem online penuh, mengingat masih adanya kendala fasilitas dan literasi digital di sebagian lapisan masyarakat.

Terkait jalur penerimaan, Disdik tetap memberlakukan jalur domisili (sebelumnya zonasi), prestasi, afirmasi, dan perpindahan orang tua. Khusus jalur prestasi, akan diberlakukan kombinasi nilai raport dan hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Untuk menyiasati keterbatasan kuota negeri, Bupati Tangerang mendorong program "Sekolah Swasta Gratis". Rencananya, sekolah-sekolah swasta yang bekerja sama akan dimasukkan langsung ke dalam sistem pendaftaran agar orang tua memiliki pilihan alternatif yang terjangkau secara biaya.

"Target kami jangan sampai ada anak yang putus sekolah hanya karena tidak diterima di negeri. Sekolah swasta yang ikut program gratis akan muncul di sistem sebagai pilihan bagi orang tua," kata Dedy menambahkan.

Guna mencegah praktik "titip-menitip" siswa, Dedy mengimbau seluruh kepala sekolah untuk mengedepankan transparansi kuota.

"Informasi mengenai daya tampung dan sisa kuota di setiap jalur akan dipaparkan secara terbuka kepada lingkungan sekitar sekolah dan masyarakat luas melalui kanal resmi yang telah disiapkan," tandasnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com