Kedua jenis tes tersebut dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir, pemahaman informasi, serta kemampuan analisis peserta yang dibutuhkan dalam pendidikan tinggi.
Berikut penjelasan lengkap mengenai masing-masing jenis tes.
Tes Potensi Skolastik (TPS)
Bagian pertama dalam UTBK adalah Tes Potensi Skolastik.
Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan kognitif yang berkembang melalui proses belajar dan pengalaman seseorang, baik di dalam kelas maupun di luar lingkungan pendidikan formal.
Kemampuan ini dinilai penting karena menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan seseorang dalam menjalani pendidikan di perguruan tinggi.
Tes Potensi Skolastik terdiri dari empat subtes utama, yaitu:
1. Penalaran Umum
Subtes ini menguji kemampuan berpikir logis, analisis pola, serta pemecahan masalah.
2. Pengetahuan dan Pemahaman Umum
Pada bagian ini peserta akan diuji kemampuan memahami informasi serta hubungan antar konsep.
3. Pemahaman Bacaan dan Menulis
Subtes ini menilai kemampuan memahami teks, menganalisis isi bacaan, serta mengolah informasi dalam bentuk tulisan.
4. Pengetahuan Kuantitatif
Bagian ini berfokus pada kemampuan numerik, logika matematika dasar, serta analisis data.