Viral . 15/04/2026, 07:18 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Sebuah video yang memperlihatkan mobil patroli polisi dikerubungi warga viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, sirene kendaraan terdengar meraung, sementara sejumlah polisi berseragam tampak terlibat aksi saling dorong dengan warga di sekitar lokasi. Suasana terlihat ricuh dan penuh ketegangan.
Seiring viralnya video itu, muncul berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Salah satu isu yang beredar menyebut mobil patroli tersebut menabrak warga hingga memicu kemarahan massa.
Namun, pihak Polsek Tebet memastikan informasi tersebut tidak benar. Kapolsek Tebet Kompol Iwan Gunawan menegaskan, peristiwa itu bukan disebabkan oleh penabrakan, melainkan dampak dari tawuran antarwarga.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Bukit Duri Selatan pada Senin, 13 April 2026. Polisi yang berada di sekitar lokasi langsung bergerak cepat untuk mengendalikan situasi.
“Petugas Polsek Tebet yang berada di sekitar lokasi segera datang dan berhasil membubarkan tawuran dalam waktu singkat, sekitar lima menit,” kata dia kepada wartawan, Selasa (14/4/2026).
Lebih lanjut, Iwan menjelaskan bahwa korban yang disebut-sebut tertabrak sebenarnya diduga terkena lemparan batu saat tawuran berlangsung. Korban kemudian terjatuh di dekat mobil patroli, yang akhirnya memicu kesalahpahaman di tengah warga.
"Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, korban diduga terkena lemparan batu saat tawuran kemudian terjatuh di dekat kendaraan patroli, sehingga menimbulkan kesalahpahaman dari masyarakat," terang dia.
Situasi yang sempat memanas membuat kendaraan dinas kepolisian menjadi sasaran lemparan hingga mengalami kerusakan. Sementara itu, korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.
"Korban sendiri telah dibawa ke RS Tebet untuk mendapatkan penanganan medis," ucap dia.
Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diminta turut menjaga keamanan lingkungan agar tetap kondusif.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," ucap dia. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media