Megapolitan . 17/04/2026, 20:24 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Kepanikan sempat membayangi area Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing, pada Jumat (17/4/2026). Sirine mobil pemadam kebakaran membelah keheningan, sementara puluhan petugas dengan alat pelindung lengkap berlarian menarik selang air menuju titik kepulan asap yang mulai membubung tinggi dari balik gunungan sampah.
Kondisi cuaca yang sangat terik dan angin kencang di lokasi membuat suasana kian mencekam, seolah tragedi kebakaran hebat yang menghanguskan lahan ini pada 2023 lalu terulang kembali.
Namun, di tengah ketegangan tersebut, sebuah instruksi tegas terdengar melalui pengeras suara,"Latihan selesai!"
Ya, kepulan asap dan pergerakan cepat petugas tersebut bukanlah bencana sungguhan, melainkan skenario latihan gabungan yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama BPBD Kota Tangerang. Simulasi ini dilakukan sebagai langkah mitigasi dini menghadapi ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino yang diprediksi akan berlangsung lama tahun ini.
Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menegaskan bahwa pihaknya tidak mau kecolongan lagi. "Kami belajar dari pengalaman pahit tahun 2023. Cuaca panas ekstrem meningkatkan risiko munculnya titik api dari gas metan sampah organik secara spontan," ungkapnya di sela-sela simulasi.
Melalui latihan ini, personel diuji untuk memastikan mereka mampu menguasai situasi dalam waktu singkat jika sewaktu-waktu api muncul di lapangan yang sebenarnya.
Di sisi lain, Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengungkapkan bahwa koordinasi ini sangat krusial mengingat kebakaran di lapak-lapak limbah mulai marak terjadi di wilayah Tangerang belakangan ini.
Selain kesigapan petugas, Mahdiar juga "menitip" pesan kepada masyarakat agar ikut membantu mencegah kebakaran dari hulu.
"Kami sangat berharap warga mulai memilah sampah organik di rumah untuk dijadikan kompos. Semakin sedikit sampah organik yang menumpuk di TPA, semakin kecil pula risiko terbentuknya gas metan yang mudah terbakar," jelas Mahdiar.
Dengan sinergi antara kesiapan petugas dan kesadaran masyarakat, Pemkot Tangerang optimis dapat menekan risiko kebakaran di TPA Rawa Kucing demi menjaga keamanan dan kesehatan warga sekitar selama musim kemarau.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media