Nasional . 23/04/2026, 20:51 WIB

Indonesia Siap Masuk Era Nuklir! 2027 Jadi Penentu, PLTN Ditargetkan Beroperasi 2032

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Pemerintah Indonesia semakin serius menggarap energi masa depan. Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) ditargetkan akan diputuskan pada 2027, dengan harapan bisa mulai beroperasi pada 2032.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah kebutuhan listrik yang terus meningkat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut energi nuklir sebagai solusi penting karena mampu menjadi sumber listrik baseload yang stabil.

Artinya, PLTN dapat menghasilkan listrik secara konsisten untuk menopang kebutuhan industri dan rumah tangga.

Menurut Airlangga, Indonesia dinilai lebih siap dibanding beberapa negara ASEAN dalam pengembangan energi nuklir. Kesiapan tersebut meliputi regulasi, pembiayaan, hingga teknologi.

Salah satu teknologi yang tengah dikembangkan adalah Small Modular Reactor (SMR), yaitu reaktor nuklir berukuran kecil yang lebih fleksibel dan efisien. Teknologi ini dianggap cocok untuk Indonesia karena bisa dibangun bertahap sesuai kebutuhan energi di berbagai wilayah.

Selain itu, pemerintah juga menjalin kerja sama internasional untuk mempercepat transfer teknologi dan penguatan kapasitas nasional di sektor nuklir.

Indonesia memiliki potensi sumber daya yang cukup besar untuk mendukung pengembangan energi nuklir. Cadangan uranium dan thorium diketahui tersebar di sejumlah wilayah strategis seperti Bangka Belitung dan Kalimantan Barat.

Potensi ini menjadi nilai tambah karena dapat mendukung kemandirian energi nasional di masa depan. Pemerintah bahkan menargetkan kapasitas PLTN bisa mencapai 7 gigawatt (GW) pada tahun 2040.

Target Net Zero Emission 2060

Pengembangan PLTN juga sejalan dengan komitmen Indonesia menuju Net Zero Emission 2060. Energi nuklir dinilai sebagai sumber energi bersih karena tidak menghasilkan emisi karbon dalam proses produksinya.

Dengan demikian, PLTN diharapkan mampu melengkapi energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin yang masih bergantung pada kondisi alam.

Meski menjanjikan, pembangunan PLTN tidak lepas dari tantangan. Salah satunya adalah kesiapan sumber daya manusia serta perlunya edukasi publik agar masyarakat memahami manfaat dan keamanan energi nuklir.

Airlangga menekankan pentingnya komunikasi yang transparan agar masyarakat tidak lagi memandang nuklir sebagai sesuatu yang berbahaya, melainkan sebagai solusi energi masa depan.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com