Nasional . 26/04/2026, 21:37 WIB

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 750 Riyal Jelang Keberangkatan Jemaah

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memastikan uang saku atau living cost bagi jemaah haji Indonesia diberikan menjelang keberangkatan ke Arab Saudi. Setiap jemaah menerima 750 riyal sebagai bekal kebutuhan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Penyaluran dana dilakukan secara bertahap di berbagai embarkasi di seluruh Indonesia. Salah satu titik distribusi berada di Asrama Haji Donohudan, yang melayani keberangkatan jemaah dari sejumlah daerah, termasuk Kloter 6 asal Brebes.

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Sulistyowati, menjelaskan bahwa pemberian uang saku merupakan bagian dari layanan terpadu sebelum keberangkatan. Ia menegaskan hal ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan kesiapan finansial dasar jemaah.

“Penyaluran ini merupakan bagian dari rangkaian layanan terpadu yang diberikan kepada jemaah sebelum keberangkatan,” ujarnya, Minggu, 26 April 2026.

Setiap jemaah mendapatkan 750 riyal yang dapat digunakan untuk kebutuhan harian selama ibadah, termasuk keperluan tambahan hingga pembayaran dam. Dana ini menjadi salah satu penunjang penting agar aktivitas jemaah selama di Arab Saudi berjalan lancar.

Di lapangan, proses distribusi berlangsung tertib. Setibanya di asrama haji, jemaah langsung mengikuti layanan terpadu *one stop service), mulai dari pemeriksaan kesehatan, verifikasi dokumen, pemasangan gelang identitas, hingga penerimaan uang saku.

Salah satu jemaah asal Brebes, Hardiyanto, mengaku bantuan tersebut sangat membantu. Ia menyebut uang itu akan digunakan untuk berbagai kebutuhan selama ibadah.

“Uang ini sangat membantu, terutama untuk membayar dam dan sebagai pegangan selama di Arab Saudi,” katanya.

BPKH juga menegaskan pengelolaan dana haji dilakukan secara profesional dan transparan. Sepanjang 2025, nilai manfaat yang dihasilkan mencapai sekitar Rp12 triliun, dengan total dana kelolaan mencapai Rp180 triliun. Nilai tersebut kemudian didistribusikan kepada jemaah, baik yang masih dalam antrean maupun yang telah berangkat, termasuk dalam bentuk living cost.

Melalui sistem layanan terintegrasi di embarkasi, BPKH berharap seluruh proses keberangkatan haji 2026 dapat berjalan lebih efisien dan nyaman. Dengan distribusi uang saku yang tepat waktu, jemaah diharapkan bisa menjalankan ibadah dengan lebih tenang, aman, dan lancar sejak sebelum keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com