Ekonomi . 27/04/2026, 11:51 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Hingga saat ini, Vivo masih menjadi alternatif bagi pengguna yang mencari stabilitas harga:
Meski harga terpantau belum bergerak naik, banyak laporan di lapangan menunjukkan kekosongan stok pada beberapa varian:
Kenaikan harga ini tidak lepas dari spekulasi pasar global yang mengkhawatirkan terganggunya jalur distribusi minyak di Selat Hormuz akibat konflik AS-Iran.
Sejumlah pengamat energi memprediksi tren kenaikan ini masih mungkin berlanjut jika tensi di Timur Tengah tidak segera mereda.
Kondisi ini menuntut masyarakat untuk lebih bijak dalam mengatur mobilitas harian. Mengingat perbedaan harga antar operator kini menjadi cukup lebar.
Terutama untuk jenis bahan bakar diesel yang selisihnya bisa mencapai lebih dari Rp9.000 per liter antara operator pelat merah dan swasta.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media