Politik . 27/04/2026, 15:31 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Aspirasi) Mira Sumirat menyampaikan apresiasi atas kabar penunjukan aktivis buruh Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup dalam kabinet Presiden Prabowo Subianto. Jumhur disebut akan menggantikan posisi Hanif Faisol Nurofiq dalam perombakan kabinet yang dilakukan, Senin, 27 April 2026.
Mira menilai kehadiran figur dari kalangan buruh di dalam kabinet merupakan kebanggaan tersendiri, terutama karena dapat mewakili suara pekerja dalam proses pengambilan kebijakan negara.
“Tentu bangga, senang gitu ya. Jika ada kawan sejawat, aktivis Serikat Pekerja, Serikat Buruh yang masuk kabinet. Apalagi sekelas menteri, pastinya saya, kami bangga, kami senang, kami bahagia lah,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Ia juga menyampaikan harapan agar para pejabat baru di kabinet mampu menjalankan visi yang sejalan dengan arah kebijakan presiden serta berlandaskan konstitusi.
“Semoga bisa membawa kemajuan, visi-visi yang seiring sejalan dengan Presiden dan tentu memiliki fondasi yang kuat yaitu terait dengan konstitusi UU 1945 dan juga keberpihakan terhadap rakyat,” katanya.
Lebih lanjut, Mira menekankan pentingnya keterlibatan pekerja dalam proses pengambilan keputusan negara, bukan hanya dipandang sebagai faktor produksi semata.
Menurutnya, keterwakilan buruh dalam kabinet diharapkan dapat memengaruhi arah kebijakan yang lebih berpihak pada kepentingan pekerja sekaligus dunia usaha secara seimbang.
“Dan juga bisa menentukan arah kebijakan, terutama untuk kepentingan para pekerja dan juga pengusaha,” ujarnya.
Ia berharap, masuknya Jumhur Hidayat ke dalam kabinet dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan buruh serta kemajuan sektor industri di Indonesia.
“Saya kira harus seimbang juga. Dan harapan kami juga nanti bisa membawa kepentingan-kepentingan para pekerja dan ujungnya adalah kesejahteraan pekerja dan kemajuan industri,” tutupnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media