Korban Tewas Tabrakan KRL di Bekasi Timur Bertambah Jadi 7 Orang, Puluhan Penumpang Masih Dirawat
Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan antara kereta api jarak jauh dan KRL di Stasiun Bekasi Timur terus bertambah. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat hingga Selasa, 28 April 2026, sebanyak tujuh orang meninggal dunia akibat insiden tersebut.
Selain itu, puluhan korban lainnya langsung dievakuasi ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan observasi dan penanganan medis lanjutan.
KAI memastikan seluruh korban luka mendapatkan layanan kesehatan secara optimal melalui koordinasi intensif dengan rumah sakit dan tenaga medis.
Di sisi lain, kondisi masinis dilaporkan selamat dan telah berada di luar rangkaian kereta. Namun, beberapa petugas serta penumpang kereta jarak jauh turut mengalami luka akibat benturan keras.
Terkait penyebab pasti kecelakaan, KAI belum menyampaikan kesimpulan akhir. Dugaan sementara mengarah pada gangguan operasional yang dipicu insiden di perlintasan sebidang.
Baca Juga
Untuk memastikan kronologi dan faktor penyebab kecelakaan secara menyeluruh, proses investigasi diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau Komite Nasional Keselamatan Transportasi guna menjadi bahan evaluasi ke depan. *