Nasional . 28/04/2026, 17:03 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi perlintasan sebidang kereta api, terutama di kawasan padat seperti Bekasi.
Langkah tersebut diikuti dengan instruksi pembenahan terhadap sekitar 1.800 titik perlintasan sebidang yang dinilai rawan kecelakaan, khususnya di wilayah Pulau Jawa.
"Secara garis besar, memang kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga. Di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini. Ini dari zaman Belanda, sudah berapa puluh tahun. Kita akan selesaikan semua itu. Saya sudah perintahkan segera kita akan perbaiki semua lintasan tersebut," ujar Prabowo usai menjenguk korban kecelakaan kereta di Bekasi, Selasa, 28 April 2026.
Selain itu, Presiden juga menilai pembangunan flyover di sejumlah titik, khususnya di Bekasi, menjadi kebutuhan mendesak. Pemerintah pusat pun siap mendukung percepatan pembangunan tersebut melalui bantuan langsung kepada pemerintah daerah.
"Kita segera akan atasi, Pemerintah Daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover. Saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh Bantuan Presiden," ucap Prabowo.
Ia menegaskan bahwa pembenahan perlintasan sebidang menjadi langkah penting dalam meningkatkan keselamatan transportasi. Pemerintah juga telah menyiapkan anggaran besar untuk mendukung program tersebut.
"Nanti pelaksananya (pembangunan) kita tunjuk. Kita perhitungkan (anggaran) sekitar hampir Rp4 triliun," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo turut menyampaikan rasa duka cita kepada para korban kecelakaan serta keluarga yang ditinggalkan, sekaligus memastikan pemerintah akan bergerak cepat dalam menangani dampak insiden tersebut.
"Tentunya kita semua prihatin dengan kecelakaan yang telah terjadi. Atas nama pribadi dan atas nama pemerintah, saya ucapkan belasungkawa atas kejadian yang telah terjadi," tutupnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media