Nasional . 29/04/2026, 06:41 WIB

Waduh, Kapal Sabuk Nusantara 106 Tabrak Pemukiman Warga di Banda Neira, Begini Penjelasan Polisi

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id – Insiden mendebarkan terjadi di perairan Maluku Tengah saat KM Sabuk Nusantara 106 hilang kendali dan menabrak pemukiman warga di pesisir Banda Neira, Selasa 28 April 2026. Kecelakaan laut ini diduga kuat dipicu oleh gangguan teknis pada bagian mesin kapal saat hendak bersandar.

Kapolsek Banda, Iptu A. Rahayamtel, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 09.45 WIT. Meski menimbulkan kerusakan fisik yang cukup serius, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Peristiwa bermula saat kapal yang baru saja tiba dari Pelabuhan Amahai tersebut bersiap merapat ke dermaga Pelabuhan Banda Neira. Ketika posisi kapal berada sekitar 500 meter dari garis pantai, nakhoda sebenarnya telah memberikan instruksi untuk menetralkan mesin.

Namun, laju kapal tidak berhenti sebagaimana mestinya. Saat nakhoda mencoba melakukan manuver darurat, mesin bagian kanan justru mengalami malfungsi pada sistem pengendali kecepatan (throttle).

"Pada saat kejadian, olah gerak kapal menggunakan dua mesin terdiri dari mesin kiri dan mesin kanan, namun mesin kanan mengalami 'error' pada 'handle throttle'. Kapal tetap bergerak maju walaupun sudah dioper handle throttle untuk gigi mundur," jelas Iptu A. Rahayamtel saat dihubungi dari Ambon.

Dalam situasi genting tersebut, kru kapal sempat berupaya menurunkan jangkar untuk menahan laju kapal, namun upaya itu gagal. Akibatnya, moncong kapal terus melaju hingga menghantam area pemukiman warga di sekitar pelabuhan.

Berdasarkan pendataan pihak kepolisian, insiden ini menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp60 juta. Kerusakan meliputi:

Satu unit rumah warga mengalami kerusakan fisik dengan taksiran kerugian Rp10 juta.

Satu unit perahu panjang (long boat) beserta mesin ketinting milik warga hancur dengan nilai kerugian mencapai Rp50 juta.

Iptu A. Rahayamtel menegaskan bahwa motif insiden ini diduga akibat kelalaian teknis dari pihak operasional kapal. Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian sudah mulai kondusif, dan koordinasi antara pihak kapal dengan warga terdampak terus dilakukan untuk penyelesaian ganti rugi. *

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com