Megapolitan . 05/05/2026, 16:42 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Permukiman warga di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 140 sentimeter, Selasa (5/5/2026). Setidaknya 60 keluarga terpaksa mengungsi akibat luapan air yang merendam rumah mereka sejak pagi hari.
Banjir terparah terpantau di Jalan KH Ahmad Dahlan, RT 002 RW 006. Petugas gabungan dari BPBD, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, TNI, dan Polri telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi warga menggunakan perahu karet.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan bahwa proses evakuasi telah dimulai sejak pukul 10.10 WIB. Petugas memprioritaskan penyisiran pada kelompok rentan di titik terdalam.
"Kami menerjunkan personel dengan dukungan unit perahu untuk membantu mobilisasi warga. Prioritas utama adalah evakuasi warga di titik-titik tertinggi dan mereka yang termasuk kelompok rentan," ujar Mahdiar di Tangerang, Selasa.
Hingga Selasa siang, tercatat 45 keluarga mengungsi di area Rumah Pemotongan Hewan (RPH), sementara 15 keluarga lainnya menempati Musala Al Maarif. Sebagian warga memilih bertahan di lantai dua rumah masing-masing atau mengungsi di rumah tetangga yang tidak terdampak.
Penyaluran logistik
Secara terpisah, Pemerintah Kota Tangerang mulai mendistribusikan bantuan logistik bagi warga terdampak. Dinas Sosial Kota Tangerang menyalurkan sedikitnya 500 paket makanan siap saji dan berbagai kebutuhan pokok ke titik pengungsian.
Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, merinci bantuan tersebut meliputi 15 karung beras masing-masing ukuran 5 kilogram, 15 dus mi instan, serta 15 dus air mineral.
"Penyaluran bantuan ini merupakan respons cepat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi selama masa darurat. Kami akan terus memantau kebutuhan di lapangan hingga situasi kembali pulih," kata Acep.
Petugas saat ini masih berjaga di lokasi guna memantau debit air. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan air dan segera melapor kepada petugas di lapangan jika membutuhkan bantuan darurat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media