Hukum dan Kriminal . 05/05/2026, 19:05 WIB

TRAGIS! Bocah Umur 12 Tahun yang Dicabuli Oknum TNI Sertu Majid Bone Alami Depresi Berat: Sering Histeris & Lukai Diri Sendiri

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

Fin.co.id – Tindakan asusila terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Korban berinsial AKS umur 12 tahun. Pelakunya oknum anggota Kodim 1417/Kendari bernama Sertu Majid Bone.

Yang memprihatinkan kondisi kesehatan mental AKS. Siswi sekolah dasar tersebut kini mengalami depresi akut. Dia kerap melakukan tindakan melukai diri sendiri dan berteriak-teriak histeris.

Hingga saat ini, pelaku Sertu Majid Bone masih dalam pelarian alias buron. Ia diketahui kabur saat tengah menjalani pemeriksaan oleh atasannya terkait laporan pencabulan tersebut.

Keberadaan pelaku yang masih bebas menambah beban ketakutan luar biasa bagi korban dan keluarganya.

“Kondisi korban semakin parah karena depresi berat dengan mencakar-cakar tubuhnya dan menangis histeris ketakutan,” ujar VN, bibi korban, saat memberikan keterangan kepada media, pada Minggu (3/5/2026).

Dari Rumah Pelaku hingga Mengurung Diri

Berdasarkan informasi terbaru, AKS dan keluarganya awalnya tinggal di kediaman terduga pelaku di Kecamatan Ranomeeto. Karena masih memiliki hubungan kekerabatan.

Namun, pasca kejadian tragis tersebut, keluarga memutuskan pindah ke rumah nenek korban di Kota Kendari demi keamanan dan pemulihan.

Sayangnya, perpindahan lokasi tinggal belum mampu menghapus trauma mendalam yang dialami AKS. Di tempat tinggalnya yang baru, korban menunjukkan gejala psikis yang sangat tertutup:

• Ketakutan Berlebih: Korban menolak keras untuk keluar rumah.

• Menarik Diri: Selalu mengurung diri di dalam kamar dan enggan berkomunikasi, bahkan dengan keluarga terdekat.

• Histeris: Sering menangis tanpa henti dan menunjukkan gestur ketakutan saat melihat orang asing.

Keluarga Tolak Kunjungan TNI

Meski sudah mendapatkan pendampingan dari psikolog anak, kondisi AKS dilaporkan belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Trauma yang dialami korban dianggap terlalu berat sehingga proses pemulihan berjalan sangat lambat.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com