Hukum dan Kriminal . 06/05/2026, 09:08 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
"Sempat dipisahin, saya turun ke bawah, karena saya masih enggak terima, saya balas pukul dia itu. Itu pemukulan balasan, bukan tiba-tiba saya pukul duluan. Jadi karena dia pukul duluan dari ulu hati saya, ditambah dia caci maki saya," tutur R.
Ia juga menyinggung adanya pihak lain yang ikut terlibat dalam keributan tersebut.
"Mereka balas ke kita lagi, mereka mukul adik saya ini mukul pakai bangku."
R menyayangkan video yang beredar di media sosial karena dinilai tidak menampilkan kejadian secara utuh.
"Kenapa dia ambil saat kita yang memukul saja, tetapi mereka memukul kita tidak ditampilkan. Padahal ada video lanjutannya ada," tegasnya.
"Kita akan hadapi ini, karena kalau dari CCTV itu jelas sekali yang melakukan pemukulan."
Sebelumnya, Bro Ron dilaporkan menjadi korban dugaan pengeroyokan di wilayah Menteng, Jakarta Pusat pada Senin 4 Mei 2026.
Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan insiden terjadi saat Bro Ron bersama sekitar 15 karyawan dari PT Sinergi Karya Sejahtera mendatangi kantor Michael Putra and Partners.
Kedatangan mereka disebut untuk melakukan audiensi terkait gaji karyawan yang belum dibayarkan. Namun, pihak yang hendak ditemui tidak berada di lokasi.
"Namun, di sana saudara Michael tidak dapat ditemui atau tidak berada di tempat. Kemudian kita dari Polsek mencoba untuk mengaudiensi kedua belah pihak. Di tengah audiensi ini terjadilah keributan sampai berujung pada pengeroyokan," ucapnya. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media