Nasional . 06/05/2026, 11:55 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Dudung Abdurachman mengatakan, adanya berbagai celah yang berpotensi dimanfaatkan untuk praktik korupsi dalam program makan bergizi gratis (MBG). Salah satu yang disorot yakni dugaan transaksi jual-beli titik satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), yang dikenal sebagai dapur MBG.
"Banyak celahnya, banyak celahnya. Ya salah satunya saya dapat informasi tentang ada jual-beli titik. Ya itu ada itu, salah satunya ya. Nanti akan saya lihat itu jual-beli titik," kata Dudung di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Mei 2026.
Ia menegaskan akan turun langsung ke lapangan guna memverifikasi berbagai laporan yang diterima, termasuk potensi penyimpangan dalam distribusi makanan.
"Saya akan sampaikan nanti apa yang menjadi temuan nanti di lapangan, sehingga tidak ada pemanfaatan-pemanfaatan yang hanya kemudian dimanfaatkan oleh kelompok perorangan," kata Dudung.
Meski telah menerima banyak laporan, Dudung memilih berhati-hati dan tidak ingin menyampaikan kesimpulan sebelum melakukan pengecekan langsung.
"Banyak saya dapat laporan-laporan, tetapi saya kalau belum terjun di lapangan saya tidak mau akan menyampaikan apa temuannya. Nanti tunggu nanti saya akan secepatnya saya ke lapangan," kata Dudung.
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini juga menegaskan komitmennya untuk bersikap transparan kepada publik. Jika terbukti ada pelanggaran, ia memastikan akan mengungkapnya secara terbuka.
"Kalau misalnya kita ketahui dan betul-betul terbukti, saya tidak akan segan-segan untuk expose secara langsung," ujarnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media