Nasional . 08/05/2026, 09:18 WIB

Prabowo Pamer Maung di KTT ASEAN Filipina, Sinyal Indonesia Siap Punya Mobil Nasional?

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mencuri perhatian saat tiba di Cebu untuk menghadiri KTT ke-48 ASEAN, Kamis 7 Mei 2026. Bukan hanya karena agenda diplomatiknya, tetapi juga karena kendaraan yang digunakan selama kunjungan kenegaraan tersebut.

Untuk pertama kalinya dalam lawatan luar negeri Presiden, kendaraan taktis ringan Maung buatan dalam negeri tampil mendampingi aktivitas Kepala Negara di forum internasional. Kehadiran Maung dinilai menjadi pesan kuat bahwa Indonesia mulai percaya diri memamerkan kemampuan industri otomotif dan pertahanan nasional di panggung dunia.

Presiden Prabowo tiba di The Mactan Cebu International Airport Authority (MCIAA) General Aviation Terminal sekitar pukul 13.45 waktu setempat. Kedatangannya disambut Penasihat Keamanan Nasional Filipina Eduardo Oban, lengkap dengan pasukan kehormatan, tarian tradisional Filipina, serta penyerahan buket bunga dari pihak tuan rumah.

Namun sorotan utama justru datang dari kendaraan yang digunakan Presiden setibanya di Filipina. Maung yang selama ini identik sebagai kendaraan taktis nasional kini tampil dalam agenda diplomasi tingkat tinggi ASEAN.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa Maung akan digunakan Presiden selama berada di Filipina.

“Selama berada di Filipina, Bapak Presiden akan menggunakan kendaraan yang dikenal sebagai kendaraan taktis ringan yang tangguh ini,” tulis Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, dalam keterangannya.

Penggunaan Maung dalam agenda internasional ini dinilai bukan sekadar pilihan kendaraan operasional. Pemerintah ingin menunjukkan bahwa produk buatan Indonesia mampu tampil sejajar di forum internasional dan menjadi simbol kemandirian industri nasional.

Menurut Teddy, kendaraan tersebut telah dikembangkan sejak Prabowo masih menjabat Menteri Pertahanan dan kini produksinya terus meningkat di PT Pindad

“Maung telah dikembangkan sejak Bapak Prabowo menjadi Menteri Pertahanan dan saat ini produksinya di Pindad telah mencapai 3.200 unit, dan telah digunakan dalam berbagai operasi dan kebutuhan dalam negeri. Presiden Prabowo pun telah menggunakan Maung, sejak dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024 lalu,” katanya.

Kehadiran Maung di KTT ASEAN juga memunculkan spekulasi bahwa pemerintah ingin memberi sinyal lebih besar tentang kesiapan Indonesia membangun identitas kendaraan nasional berbasis produksi dalam negeri.

Selain dikenal sebagai kendaraan taktis, Maung kini mulai diposisikan sebagai simbol kebanggaan teknologi nasional. Pemerintah menilai kendaraan tersebut merepresentasikan kemampuan industri Indonesia yang terus berkembang, termasuk di sektor manufaktur dan pertahanan.

“Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi sebagai simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia. Maung menjadi sebuah simbol diplomasi,” lanjut Seskab.

“Dari dalam negeri, untuk Indonesia, hadir di panggung dunia,” tandasnya. (BPMI Setpres)a

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com