Megapolitan . 10/05/2026, 21:33 WIB

Dukcapil DKI Sambangi Pulau Sabira, Pastikan Seluruh Warga Punya Identitas Kependudukan

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta melakukan monitoring hingga ke Pulau Sabira, pulau terluar paling utara di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Hal itu dilakukan guna memastikan tertib administrasi kependudukan berjalan optimal di wilayah kepulauan.

Pulau yang dikenal dengan julukan ‘Jaga Utara’ dan berbatasan langsung dengan perairan Lampung tersebut menjadi salah satu fokus pengawasan Dukcapil DKI terkait keakuratan data kependudukan warga.

“Kehadiran kami di tengah-tengah warga Pulau Sabira dalam rangka monitoring serta sosialisasi pentingnya memahami administrasi kependudukan khususnya di Kepulauan Seribu termasuk Pulau Sabira,” kata Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, Minggu, 10 Mei 2026.

Menurut Denny, pemahaman mengenai administrasi kependudukan perlu dikenalkan sejak usia sekolah karena identitas kependudukan menjadi dasar dalam memperoleh berbagai layanan publik.

Ia menjelaskan, Suku Dinas Dukcapil Kepulauan Seribu bekerja sama dengan Dinas Pendidikan serta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta melalui program Dukcapil Guru Tamu.

Program tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada pelajar tingkat SMP mengenai pentingnya identitas kependudukan dan manfaat tertib administrasi kependudukan.

Selain Pulau Sabira, monitoring juga dilakukan di Pulau Panggang, Pulau Kelapa, dan Pulau Pramuka untuk memastikan kesiapan petugas layanan Dukcapil dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat kepulauan.

Denny menegaskan, data kependudukan memiliki peran penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pemerintah atau data driven policy.

Ia mengingatkan masyarakat untuk melaporkan setiap peristiwa kependudukan maupun peristiwa penting sesuai amanat UU Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan.

“Kami memastikan tidak ada lagi warga Kepulauan Seribu yang tidak memiliki identitas kependudukan termasuk dokumen kependudukan serta produk Dukcapil lainnya. Karena kesejahteraan dan kemajuan atas suatu wilayah harus dimulai dari hak sipil bagi warga negara,” tandasnya.

Sebagai informasi, Pulau Sabira memiliki luas sekitar 8,82 hektare dan masuk dalam wilayah Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

Pulau tersebut dihuni sekitar 642 jiwa yang mayoritas merupakan keturunan Bugis Bone sejak 1975. Salah satu ikon Pulau Sabira adalah Mercusuar Noord Wachter peninggalan Belanda yang dibangun pada 1869 dengan tinggi mencapai 48,5 meter.

Selain dikenal sebagai penghasil ikan asin selar, Pulau Sabira juga menjadi destinasi favorit untuk memancing, snorkeling, dan diving karena kondisi perairannya yang jernih.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com