Megapolitan . 10/05/2026, 11:33 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo optimistis Persija Jakarta mampu meraih kemenangan saat menghadapi Persib Bandung dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026, meski pertandingan dipindahkan ke Stadion Segiri.
Sebelumnya, laga klasik yang mempertemukan dua rival tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Minggu, 10 Mei 2026 sore. Namun, pertandingan akhirnya dipindahkan ke Samarinda, Kalimantan Timur, dengan alasan keamanan.
Meski tidak digelar di Jakarta, Pramono Anung tetap yakin tim ibu kota mampu mengakhiri dominasi Maung Bandung.
“Untuk Persija-Persib, pasti sebagai gubernur Jakarta saya berdoa Persija menang,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Minggu, 10 Mei 2026.
Sebelumnya, Pramono mengaku belum mengetahui secara pasti alasan batalnya pertandingan digelar di GBK. Muncul anggapan bahwa kegiatan Milad GRIB Jaya di kawasan Istora Senayan menjadi salah satu pemicu perubahan lokasi pertandingan.
Pasalnya, agenda tersebut berlangsung pada hari yang sama dengan pertandingan lanjutan BRI Super League 2025/2026 antara Persija dan Persib.
Pramono menegaskan dirinya tidak ingin memperpanjang polemik terkait perpindahan venue pertandingan tersebut.
Ia juga mengungkapkan telah bertemu Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri untuk mendengar langsung alasan kepolisian tidak menerbitkan izin pertandingan di Jakarta.
Menurutnya, penjelasan yang disampaikan pihak kepolisian cukup masuk akal, meski ia tidak membeberkan detail alasan tersebut.
“Saya pribadi kecewa karena saya berharap bahwa pertandingan bisa diadakan di Jakarta. Tetapi saya tidak mau berpolemik terhadap hal itu,” ujar Pramono.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media