Kesehatan . 10/05/2026, 15:38 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Penelitian epidemiologi dan penyelidikan genom virus masih terus dilakukan untuk memastikan pola penularannya.
Dalam perkembangan terbaru, seorang pramugari maskapai KLM sempat menjalani observasi karena melakukan kontak dengan salah satu pasien.
Namun hingga 8 Mei 2026, hasil laboratorium menunjukkan bahwa pramugari tersebut negatif Hantavirus.
Tjandra menegaskan bahwa Indonesia perlu meningkatkan sistem kewaspadaan dini terhadap penyakit zoonosis seperti Hantavirus.
Apalagi, mobilitas internasional yang tinggi membuat risiko penyebaran penyakit lintas negara menjadi semakin cepat.
Selain itu, masyarakat juga diimbau menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak dengan tikus atau hewan pengerat yang diketahui menjadi sumber utama penyebaran Hantavirus.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ancaman penyakit menular baru masih terus ada dan membutuhkan kesiapan sistem kesehatan yang kuat. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media