Nasional . 11/05/2026, 20:21 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id – Sebanyak 742 personel prajurit TNI sudah memantapkan persiapan mereka untuk bertolak ke Lebanon untuk menjalankan misi perdamaian dunia. Pasukan perdamaian TNI dijadwalkan berangkat pada 22 Mei 2026 mendatang.
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, memastikan kesiapan tersebut setelah meninjau langsung Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI di Sentul, Bogor. Bersama Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, ia melihat langsung bagaimana para prajurit telah menerima pembekalan maksimal untuk menggantikan pasukan Indonesia yang saat ini sedang bertugas di Lebanon.
“Saya lihat pasukan sudah siap. Tentunya ini adalah misi PBB, tetapi yang lebih penting adalah mengemban misi bangsa Indonesia,” tegas Jenderal Dudung pada Senin, 11 Mei 2026.
Jenderal Dudung memberikan arahan khusus agar para prajurit selalu memprioritaskan keselamatan dan menjaga nama baik Indonesia di kancah internasional. Menariknya, prajurit TNI memang memiliki reputasi yang sangat harum di mata dunia berkat karakter yang kuat.
“Karena misi perdamaian ini, khususnya tentara Indonesia sangat diidam-idamkan di sana karena keramahannya, kepeduliannya, dan keseriusannya dalam melaksanakan tugas,” terang Jenderal Dudung.
Di akhir kunjungannya, ia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan moral dan doa bagi keselamatan para patriot bangsa ini. Ia berharap tugas mulia ini berjalan sukses dan seluruh pasukan bisa kembali ke tanah air tanpa kurang satu apa pun.
Senada dengan Jenderal Dudung, Menteri Luar Negeri Sugiono yang turut hadir dalam peninjauan tersebut memberikan pesan yang menyentuh. Ia mengingatkan bahwa meski status mereka adalah penjaga perdamaian, medan operasi di Lebanon bukanlah wilayah yang sepenuhnya damai.
Menlu menekankan agar para prajurit menggunakan keterampilan militer mereka dengan bijak dan selalu waspada. Ia ingin para prajurit berangkat dengan semangat dan kembali dengan kondisi sehat sebagai pahlawan yang mengangkat reputasi bangsa.
“Kebanggaan bagi saya untuk bertemu saudara-saudara pada saat ini, dan kebanggaan lebih besar bagi saya untuk bisa bertemu saudara-saudara pada saat saudara kembali ke tanah air dalam kondisi yang baik dan sehat,” ucap Menlu Sugiono dengan penuh keyakinan.
Kunjungan penting ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk perwakilan dari Bappenas, Polri, hingga Komandan PMPP TNI, Mayjen Iwan Bambang Setiawan. Kehadiran para petinggi ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap keberhasilan misi perdamaian TNI di Lebanon tahun ini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media