Megapolitan . 12/05/2026, 14:30 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyampaikan perkembangan terbaru terkait kondisi pembela HAM sekaligus korban penyiraman zat kimia, Andrie Yunus, yang hingga kini masih menjalani perawatan intensif.
Berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan menggunakan ultrasonografi (USG), tim medis memastikan bola mata kanan Andrie Yunus masih dalam kondisi utuh meski sempat terpapar cairan kimia berbahaya.
Dokter spesialis oftalmologi juga menyatakan tidak ditemukan tanda pelepasan saraf mata maupun kerusakan berat pada bagian belakang bola mata, walaupun area wajah pasien mengalami trauma akibat cairan asam dengan tingkat keparahan cukup tinggi.
"Evaluasi berkala tetap dilakukan secara ketat oleh tim dokter mata yang berkolaborasi dengan tim bedah plastik rekonstruksi," tulis pihak manajemen Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dalam keterangan resminya, Selasa, 12 Mei 2026.
Selain kondisi penglihatan yang menunjukkan perkembangan positif, keadaan fisik Andrie Yunus secara umum juga disebut stabil. Pria berusia 27 tahun itu telah menjalani sejumlah prosedur operasi sejak insiden yang terjadi pada 12 Maret 2026.
Tindakan medis terbaru yang dijalani berupa prosedur tandur atau cangkok kulit pada 7 Mei 2026 untuk menutup luka bakar di area wajah, leher, hingga punggung.
Saat ini, Andrie Yunus dilaporkan sudah dapat berjalan secara mandiri dan mampu mengonsumsi makanan dengan baik. Meski masih merasakan nyeri pascaoperasi, tim dokter memastikan kondisi tersebut tetap terkendali melalui penanganan medis yang diberikan.
Pihak rumah sakit menegaskan bahwa pasien masih membutuhkan waktu istirahat penuh agar proses pemulihan luka dan kondisi mata dapat berlangsung maksimal.
Selain perawatan fisik, dukungan psikologis juga terus diberikan secara rutin oleh tim psikiatri guna membantu menjaga kondisi mental pasien selama menjalani masa pemulihan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media