Megapolitan . 13/05/2026, 20:59 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Pemerintah Kota Jakarta Timur mengadakan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 guna memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tata cara pendaftaran sekolah, termasuk informasi terkait kuota 23 sekolah swasta gratis yang masih tersedia.
"Sosialisasi ini digelar untuk memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat, khususnya para orang tua calon peserta didik, terkait mekanisme pendaftaran sekolah pada tahun ajaran 2026. Apalagi masih terdapat 23 sekolah swasta gratis yang tersedia," kata Wakil Walikota Jakarta Timur Kusmanto di Ruang Sri Gunting–Ruang Pola, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, dilansir dari Antara, Rabu, 13 Mei 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.000 peserta secara daring yang berasal dari unsur RT/RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), hingga masyarakat umum.
Sementara peserta yang hadir langsung terdiri atas para lurah, camat, serta jajaran Unit Perangkat Daerah (UPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Timur.
"Ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Kami berharap masyarakat dapat memahami seluruh tahapan SPMB dengan baik, sehingga proses pendaftaran dapat berjalan lancar, transparan, dan tidak menimbulkan kebingungan," jelas Kusmanto.
Dalam sosialisasi itu dijelaskan, pelaksanaan SPMB 2026 masih memakai empat jalur utama, yakni jalur prestasi, afirmasi, domisili, dan mutasi.
Seluruh tahapan pendaftaran dilakukan secara online melalui laman Resmi https://spmb.jakarta.go.id.
Untuk jadwal pelaksanaan, tahap pertama dibuka pada 15, 17–18 Juni 2026. Hasil seleksi diumumkan pada 18 Juni dan daftar ulang berlangsung 19–20 Juni 2026.
Tahap kedua dijadwalkan pada 22–24 Juni 2026 dengan pengumuman hasil pada 24 Juni dan daftar ulang pada 25–26 Juni 2026.
Sedangkan tahap ketiga atau tahap akhir akan berlangsung pada 6–7 Juli 2026, pengumuman hasil pada 7 Juli, serta daftar ulang pada 8–9 Juli 2026.
Kusmanto menegaskan, Pemkot Jakarta Timur berupaya memastikan seluruh warga mendapatkan akses pendidikan yang layak. Untuk calon siswa yang belum diterima di sekolah negeri, pemerintah menyiapkan alternatif melalui program sekolah swasta gratis.
Sebanyak 23 sekolah swasta gratis disediakan, terdiri dari 12 sekolah di wilayah Jakarta Timur I dan 11 sekolah di Jakarta Timur II. Program tersebut diharapkan mampu membantu mengatasi keterbatasan kapasitas sekolah negeri.
Pendaftaran sekolah swasta gratis gelombang pertama berlangsung pada 15–30 Juni 2026 dengan pengumuman pada 2–3 Juli 2026. Sementara gelombang kedua dibuka pada 8–9 Juli 2026, pengumuman pada 9 Juli, dan daftar ulang pada 10 Juli 2026.
Melalui kegiatan ini, Kusmanto berharap masyarakat memahami seluruh prosedur dan ketentuan SPMB secara menyeluruh. Pemerintah juga menekankan pentingnya keterbukaan dan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.
"Program sekolah swasta gratis ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh layanan pendidikan," ucap Kusmanto.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media