Pendidikan . 14/05/2026, 20:40 WIB

Beasiswa PPI Tunisia 2026 Dibuka, Tawarkan Kuliah S1 Penuh di 8 Kampus untuk Lintas Jurusan

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Persatuan Pelajar Indonesia Tunisia bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia dan kementerian setempat resmi membuka pendaftaran beasiswa pendidikan sarjana (S1) lintas jurusan. Program ini memberikan kesempatan bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi di Tunisia, mulai dari bidang keagamaan hingga sosial humaniora.

Pendaftaran beasiswa dibuka sejak 3 Mei hingga 30 Juni 2026. Informasi tersebut disampaikan Wakil Ketua Panitia Calon Mahasiswa Baru PPI Tunisia, Hendro Alfansyah K. Ia menjelaskan bahwa program tersebut menawarkan bantuan biaya pendidikan penuh selama masa studi.

“Bentuk beasiswanya berupa beasiswa pendidikan yang ditujukan kepada mahasiswa dari berbagai jurusan seperti Hubungan Internasional, Ekonomi-Bisnis, dan lain-lain,” kata Hendro, Rabu, 13 Mei 2026.

Kuota Beasiswa PPI Tunisia 2026 Capai 150 Mahasiswa

Hendro mengungkapkan bahwa tahun ini tersedia sekitar 150 kuota beasiswa dan jumlah tersebut masih berpeluang bertambah. Kuota itu tersebar di delapan kampus mitra yang berada di berbagai wilayah Tunisia.

Delapan universitas mitra tersebut meliputi:

  • Universitas Zaitunah
  • Universitas 9 Avril
  • Universitas Carthage
  • Universitas Manouba
  • Universitas Kairouan
  • Universitas Tunis El Manar
  • Universitas Jendouba
  • Universitas Monastir

Program beasiswa ini hadir untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke kawasan Timur Tengah, khususnya Tunisia. Selain membantu biaya pendidikan, program tersebut juga diharapkan mampu meringankan kebutuhan hidup mahasiswa selama menjalani perkuliahan.

“Beasiswa ini cukup lumayan untuk meringankan tanggungan hidup di sini. Karena itu, beasiswa parsial ini sebenarnya cukup membantu, walaupun biaya hidup kurang lebih mirip dengan Mesir,” ujarnya.

Sistem Pendidikan Tunisia Dinilai Progresif

Selain menawarkan bantuan pendidikan, Tunisia juga memiliki budaya akademik yang dinilai progresif. Hendro menyebut sistem pendidikan di negara tersebut mempunyai metode penilaian tersendiri yang berbeda dengan sejumlah negara tujuan studi lain di Timur Tengah.

Menurutnya, lingkungan akademik di Tunisia juga sangat dekat dengan kultur pendidikan pesantren di Indonesia karena kuat dengan tradisi kajian literatur klasik atau turats.

Karena itu, Hendro mengajak para siswa dan santri Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di negeri kelahiran Muhammad al-Tahir ibn Ashur, penulis Tafsir at-Tahrir wat Tanwir.

“Kami bersama Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Tunisia juga sering mengadakan kajian turats, baik karya Ibnu Asyur yang masyhur maupun kitab-kitab lain,” ungkap mahasiswa Peradaban Islam Universitas Zaitunah tersebut.

Syarat Pendaftaran Beasiswa PPI Tunisia

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com