Megapolitan . 14/05/2026, 16:42 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membawa berbagai produk ekonomi kreatif ibu kota ke Indonesia Trade Promotion Center Milan dalam pameran yang berlangsung pada 1–30 Juni 2026. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan menuju HUT ke-499 Kota Jakarta.
Berbagai produk khas Betawi bakal diperkenalkan dalam pameran itu, mulai dari kebaya encim, batik Betawi, aksesori, produk kriya, ornamen bernuansa ondel-ondel, hingga makanan ringan tradisional khas Jakarta.
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, Jakarta memiliki banyak produk kreatif dan budaya lokal yang memiliki identitas kuat serta layak dikenal lebih luas di pasar internasional.
“Jakarta punya banyak produk kreatif yang bagus sampai produk budaya Betawi yang memiliki karakter kuat. Tugas pemerintah membuka jalan, mempertemukan pelaku kreatif dengan pasar yang lebih luas, dan memberi ruang agar produk lokal Jakarta bisa tampil di panggung dunia,” kata Rano dalam keterangan resmi, Kamis, 14 Mei 2026.
Melalui ajang tersebut, Pemprov DKI ingin menampilkan wajah ekonomi kreatif Jakarta yang modern, mampu bersaing secara global, namun tetap berakar pada budaya lokal.
Rano menegaskan dukungan pemerintah terhadap produk lokal agar dapat naik kelas dan menjadi bagian dari rantai nilai global, bukan sekadar bertahan di pasar domestik.
Menurut dia, keterlibatan Jakarta dalam jaringan ekonomi kreatif internasional seperti Paris Fashion Week, Milan Fashion Week, hingga promosi di ITPC Milan merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang tetap menjaga identitas budaya.
“Jakarta ingin menjadi kota global, tetapi tetap membawa jiwanya sendiri. Produk Betawi, karya anak muda Jakarta, dan kreativitas warga kota harus ikut melangkah ke panggung internasional," kata dia.
Sebagai salah satu pusat ekonomi utama di Italia, Milan dikenal sebagai kota bisnis, desain, dan mode dunia bersama Paris, London, serta New York City. Posisi tersebut membuat Milan menjadi pasar potensial bagi produk kreatif dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Selain industri fesyen, Milan juga memiliki ekosistem ekonomi kreatif yang berkembang pesat, mulai dari desain, kriya, kuliner, hingga berbagai agenda internasional berskala global.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia, Junimart Girsang, turut mendukung langkah Jakarta menuju target “Top 50 Global City” pada 2030.
Menurut dia, Jakarta perlu memperluas jejaring kerja sama dengan kota-kota strategis dunia, termasuk Milan yang dinilai memiliki posisi penting dalam industri kreatif internasional.
“Milan adalah kota yang sangat strategis, terutama untuk fesyen, desain, dan ekonomi kreatif. Di sini kita juga memiliki ITPC Milan. Silakan produk-produk Jakarta dipamerkan dan diperkenalkan kepada pasar Italia serta Eropa,” ujar Junimart.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media