Pendidikan . 15/05/2026, 20:41 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id – Enam perguruan tinggi di Indonesia menjalin kerja sama dengan perusahaan keamanan siber asal Rusia, Positive Technologies, guna memperkuat pengembangan sumber daya manusia di bidang keamanan siber.
Kolaborasi tersebut berlangsung melalui inisiatif pendidikan bersama dalam Kazan Forum 2026 di Kazan, Republik Tatarstan, Rusia.
Berdasarkan siaran pers Positive Technologies yang diterima di Jakarta, Jumat, enam institusi pendidikan yang terlibat meliputi Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Brawijaya (UB), Politeknik Manufaktur Bandung (Polman), Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan Universitas Darul Ma’arif (UDM).
Kerja sama tersebut mencakup berbagai program pengembangan kompetensi keamanan siber, mulai dari pelatihan tenaga pengajar hingga pembangunan laboratorium praktik keamanan digital.
Selain itu, para pihak juga akan mengembangkan kurikulum yang fokus pada keamanan defensif dan praktik pengembangan perangkat lunak yang aman.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan praktis mahasiswa dan tenaga pengajar dalam menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.
Dalam kolaborasi tersebut, Positive Technologies dan perguruan tinggi peserta juga sepakat mengimplementasikan EdTechLab di lingkungan kampus.
Platform pelatihan mandiri itu dirancang untuk membantu profesional keamanan siber menguasai teknik pertahanan terhadap serangan digital, termasuk ancaman advanced persistent threat (APT).
Melalui platform tersebut, peserta dapat mempelajari berbagai simulasi kasus dunia nyata yang berkaitan dengan perlindungan data dan keamanan sistem digital.
Rektor Universitas Padjadjaran, Arief Kartasasmita, menyambut positif kerja sama tersebut.
“Kami yakin bahwa kolaborasi ini akan memperkuat kompetensi praktis dalam keamanan siber, mendorong inovasi dan pertukaran pengetahuan, serta memberikan kontribusi berarti terhadap pengembangan ketahanan siber nasional Indonesia,” katanya.
Ia menjelaskan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan talenta keamanan siber masa depan melalui penguatan akademik, pelatihan praktis, riset, dan kolaborasi industri.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media